Antisipasi Kerusakan, BPBD Garut Pantau Daerah Pesisir untuk Cek Dampak Gempa Pangandaran
Kamis, 06 Agu 2026, 04:23 WIBGARUT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat memantau daerah, terutama pesisir pantai untuk mendeteksi kemungkinan dampak dan kerusakan setelah gempa bermagnitudo 5,3 yang berpusat di Kabupaten Pangandaran, Rabu (5/8) malam.
Kepala Pelaksana BPBD Garut Aah Anwar Saefuloh mengatakan pihaknya sudah menginstruksikan seluruh jajaran BPBD, maupun kecamatan dan desa/kelurahan untuk mengecek wilayah masing-masing untuk mengetahui potensi dampak dari guncangan gempa tersebut.
"Iya melakukan pemantauan menindaklanjuti informasi gempa bumi berdasarkan rilis BMKG dengan magnitudo 5,3," katanya saat dikonfirmasi di Garut, Kamis.
Ia menuturkan berdasarkan informasi BMKG, gempa bermagnitudo 5,3 berpusat di 79 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 km.
Gempa tersebut, kata dia, cukup dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Garut, sehingga pihaknya langsung memantau potensi dampak dan kerusakan.
Anwar meminta seluruh jajaran untuk segera melaporkan apabila ada kerusakan bangunan, korban jiwa, maupun kondisi lainnya akibat bencana gempa bumi tersebut.
"Informasikan apabila terdapat dampak di wilayah masing-masing, seperti kerusakan bangunan, korban jiwa, maupun kondisi lain yang berkaitan dengan kejadian gempa," katanya.
Sejumlah warga di wilayah perkotaan Garut merasakan guncangan gempa bumi Pangandaran cukup kuat, bahkan secara spontan berlarian keluar bangunan.
"Saya sedang duduk di ruang tamu, tiba-tiba goyang, ternyata gempa, saat itu langsung keluar," kata Agus (55), salah seorang warga Jalan Cimanuk, Kecamatan Garut Kota.
BMKG merilis gempa magnitudo 5,3 pada 5 Agustus 2026 pukul 21.55 WIB berlokasi 8.12 LS, 107.91 BT atau 79 km Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 18 kilometer.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Gempa NTT Apakah Merembet ke Jawa? Sore Ini Bantul Jogja Digoyang Gempa
-
Tinggalkan Phillip Island, MotoGP Gelar Balapan Jalan Raya Perdana di Adelaide
-
Flores Belum Tenang, BMKG Ungkap Ada 14.993 Gempa Susulan Sejak 15 Agustus
-
Bantu Penanganan Pasca Gempa NTT, Ditjen Hubdat Optimalkan Layanan Angkutan Penyeberangan
-
PLN Harus Perkuat Jaringan Transmisi Guna Menampung Energi Terbarukan
-
Viral Surabaya Disebut Dilintasi Dua Patahan, Pakar Geologi ITS: Jangan Panik, Perlu Bukti Ilmiah
-
BPBD DKI Pastikan Gempa M5,9 di Perairan Kepulauan Seribu Tak Akibatkan Kerusakan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.