Menjawab Permintaan Warga, BPBD Tulungagung Salurkan Air Bersih ke Dua Desa Terdampak Kekeringan
Kamis, 06 Agu 2026, 04:07 WIBTULUNGAGUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyalurkan 15 ribu liter air bersih kepada 888 warga di dua desa yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau tahun ini.
Sekretaris BPBD Kabupaten Tulungagung Mohammad Fairuza Alhida di Tulungagung, Rabu, mengatakan, distribusi air bersih dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan bantuan dari desa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
"Kami telah menerima permintaan droping air bersih akibat kekeringan pada musim kemarau," katanya.
Dua desa yang terdampak yakni Kalidawe di Kecamatan Pucanglaban, dan Rejosari di Kecamatan Kalidawir.
Sebanyak 700 warga di Desa Kalidawe dan 188 warga di Desa Rejosari dilaporkan mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih akibat menurunnya debit sumber air selama musim kemarau.
BPBD menyalurkan masing-masing 10 ribu liter air bersih ke Desa Kalidawe dan lima ribu liter ke Desa Rejosari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, BPBD juga menyerahkan empat unit tandon air berkapasitas 1.200 liter, masing-masing dua unit untuk setiap desa, guna mendukung penyimpanan air bersih yang didistribusikan.
Fairuza mengatakan BPBD terus memantau perkembangan musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun serta menyiapkan langkah antisipasi apabila jumlah wilayah terdampak kekeringan bertambah.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Walkot Farhan Wanti-wanti BPBD Bandung Akan Potensi Cuaca Ekstrem di Musim Kemarau
-
Eddy Soeparno Tegaskan Komitmen Pemerintah soal Transisi Energi dan Aksi Iklim Prioritas Pembangunan Nasional
-
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Dokter yang Pernah Bekerja di Kongo
-
Sungai Cisadane mulai mengering
-
Sawah terdampak kekeringan di Kabupaten Bekasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.