• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Microsoft Tingkatkan Pengu...

Microsoft Tingkatkan Pengumpulan Telemetri Demi Performa Windows 11

Rabu, 23 Jul 2025, 15:40 WIB

JAKARTA — Microsoft kembali memperluas pengumpulan data telemetri dalam sistem operasi Windows 11, khususnya pada versi Insider terbaru, dengan alasan untuk meningkatkan performa. Meskipun pengumpulan data ini sebelumnya bersifat opsional dan kerap menuai kritik karena dinilai invasif, kali ini Microsoft mengklaim bahwa langkah tersebut demi kebaikan pengguna.

Fitur baru dalam versi Windows 11 Insider Preview Build 26200.5710 memungkinkan log dikumpulkan secara otomatis saat sistem mengalami perlambatan. Microsoft mengungkap bahwa data ini akan digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab kinerja lambat dan membantu perusahaan memperbaikinya secara lebih cepat dan efisien.

Ket. Foto: — Sumber: Beta News

"Sebagai bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kinerja Windows, log kini dikumpulkan ketika PC Anda mengalami kinerja yang lambat atau lamban," demikian pernyataan Microsoft dalam catatan rilis versi pratinjau tersebut.

Namun, Microsoft tidak memberikan definisi pasti mengenai istilah "lambat" atau "lamban", yang dalam praktiknya dapat bersifat subjektif dan berbeda antar pengguna. Pengumpulan log ini hanya akan dilakukan jika pengguna secara aktif mengirimkan masukan melalui Feedback Hub.

Microsoft menyarankan agar para pengguna Windows Insider memberikan laporan ketika mengalami masalah kinerja dengan memilih kategori Desktop > Kelambatan Sistem di aplikasi Feedback Hub. Dengan cara ini, log kinerja yang tersimpan di direktori lokal akan secara otomatis dikirim ke Microsoft bersamaan dengan masukan yang diberikan.

Pengumpulan data ini tampaknya menjadi strategi baru Microsoft dalam mengembangkan Windows 11 25H2, yang dijadwalkan rilis pada paruh kedua tahun ini. Meningkatkan performa menjadi salah satu fokus utama pembaruan tersebut, terutama untuk menjawab keluhan pengguna terhadap sistem yang dianggap berjalan lambat.

Meski begitu, langkah ini hanya berlaku untuk pengguna yang tergabung dalam program Windows Insider, sebuah komunitas penguji awal yang mencoba fitur terbaru sebelum dirilis secara umum. Hal ini memunculkan pertanyaan tentang seberapa representatif data yang dikumpulkan, mengingat pengguna Insider belum tentu mencerminkan keseluruhan pengguna Windows 11.

Pengguna di Dev Channel juga diingatkan bahwa fitur-fitur baru akan diluncurkan secara bertahap, dan mereka dapat memilih untuk mengaktifkan opsi pembaruan terbaru melalui menu Pengaturan > Pembaruan Windows. Microsoft menyebut bahwa peluncuran penuh untuk semua perangkat akan dilakukan seiring waktu, tergantung pada hasil uji coba awal.

Bersamaan dengan berakhirnya dukungan untuk Windows 10 pada Oktober mendatang, Microsoft kemungkinan akan menggunakan momen peluncuran Windows 11 25H2 untuk mendorong pengguna bermigrasi. Jika upaya peningkatan kinerja ini berhasil, maka pembaruan besar tersebut bisa menjadi alat persuasi yang signifikan bagi pengguna lama Windows.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.