Bebas Ganjil Genap! Catat Jadwal Libur Aturan Lalu Lintas Imlek 2026 di Jakarta

Minggu, 15 Feb 2026, 17:40 WIB

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan pelat nomor ganjil genap tidak berlaku pada 16-17 Februari 2026. Kebijakan tersebut diumumkan melalui akun resmi Instagram @dishubdkijakarta.

Peniadaan ganjil genap dilakukan sehubungan dengan peringatan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang masuk dalam daftar hari libur nasional. Dengan demikian, kendaraan berpelat nomor ganjil maupun genap dapat melintas di ruas jalan yang biasanya terdampak kebijakan tersebut selama dua hari.

Ket. Foto: Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan sistem pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan pelat nomor ganjil genap tidak berlaku pada 16-17 Februari 2026. Kebijakan tersebut diumumkan melalui akun resmi Instagram @dishubdkijakarta. — Sumber: Instagram: @dishubdkijakarta

Kebijakan ini mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026. Selain itu, ketentuan tersebut juga merujuk pada Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 Pasal 3 ayat (3) yang menyebutkan sistem ganjil genap tidak diberlakukan pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional yang ditetapkan dengan Keputusan Presiden.

Meski pembatasan kendaraan ditiadakan, Dishub tetap mengimbau masyarakat mematuhi rambu lalu lintas. Pengendara juga diminta mewaspadai potensi kepadatan kendaraan, terutama di kawasan pusat perayaan Imlek.

Selain kebijakan lalu lintas, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar rangkaian acara bertajuk Imlek Jakarta 2026. Kegiatan ini berlangsung pada 12 Februari hingga 3 Maret 2026 di sejumlah titik ikonik ibu kota.

Lokasi perayaan tersebar di berbagai kawasan strategis, antara lain Bundaran HI, Taman Mini Indonesia Indah, Blok M, Monumen Nasional, Kota Tua Jakarta, hingga Pancoran Chinatown Point di Glodok. Rangkaian acara menghadirkan pertunjukan seni budaya, instalasi tematik, serta aktivitas kreatif yang terbuka untuk publik.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, menyatakan perayaan Imlek tahun ini dirancang lebih inklusif dan kolaboratif. Ia menegaskan Imlek Jakarta 2026 bukan sekadar seremoni tahunan.

"Rangkaian Perayaan Imlek Jakarta 2026 kami rancang sebagai ruang perjumpaan budaya yang inklusif, di mana tradisi, kreativitas, dan modernitas bertemu. Ini adalah wujud komitmen Jakarta sebagai kota global yang menghargai keberagaman sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Andhika, Rabu (11/2/2026), dikutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta berharap momentum Imlek tidak hanya memperkuat harmoni antarwarga, tetapi juga mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan kebijakan lalu lintas yang disesuaikan dan rangkaian acara yang tersebar di berbagai titik kota, perayaan Imlek 2026 diharapkan berjalan lancar serta memberi dampak positif bagi masyarakat luas.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.