LDC Gandeng Pandawa Agri dan Blue Marble Perkuat Ekosistem Pertanian Regeneratif Kopi di Indonesia
Sabtu, 14 Feb 2026, 15:25 WIBJAKARTA â Louis Dreyfus Company (LDC) telah bekerja sama dengan petani kopi Indonesia sejak tahun 2015. Perusahaan perdagangan dan pengolahan komoditas pertanian ini memperkenalkan serta memperluas penerapan praktik pertanian regeneratif dengan tujuan memperkuat ketahanan lahan pertanian, memulihkan kesehatan tanah, dan mendukung produktivitas jangka panjang.
Regional Program Manager Stronger Coffee Initiative LDC, Chintara Diva Tanzil, menerangkan bahwa pertanian regeneratif (regenerative agriculture) bagi LDC merupakan pendekatan pengelolaan pertanian yang holistik, tidak hanya mempertimbangkan aspek bisnis, tetapi juga lingkungan dan sosial. Fokus utamanya adalah memulihkan kesehatan tanah, meningkatkan biodiversitas, dan memperkuat ketahanan petani terhadap perubahan iklim.
âMelalui Stronger Coffee Initiative, kami memberikan pendampingan teknis, mendorong praktik rendah karbon, serta membantu petani bertransisi menuju sistem budidaya kopi yang lebih berkelanjutan dan produktif,â tuturnya dalam acara LDC Media Gathering â Regenerative Agriculture di Jakarta pada hari Kamis (13/2).
Stronger Coffee Initiative merupakan inisiatif kolaboratif yang memanfaatkan pengalaman, jangkauan global, serta keahlian LDC dalam rantai pasok untuk memperkuat komunitas kopi, memulihkan kesehatan tanah, dan mengurangi dampak perubahan iklim melalui praktik pertanian yang lebih berkelanjutan.
âInisiatif tersebut berfokus pada tiga bidang, yakni kesejahteraan petani; produksi kopi rendah karbon; serta pertanian regeneratif yang disesuaikan dengan kondisi lokal,â tambah Diva.
Di Indonesia, hingga akhir tahun 2025, inisiatif ini telah menjangkau lebih dari 20.000 petani kopi di Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Aceh melalui kombinasi pelatihan agronomi, layanan pendampingan di tingkat kebun, serta kemitraan strategis. Melalui pertanian regeneratif, inisiatif ini bertujuan melestarikan dan memulihkan lanskap perkebunan kopi bagi generasi petani masa kini dan mendatang dengan menerapkan program intervensi terstruktur dan dapat diperluas di tingkat kebun.
Kegiatan ini mencakup praktik agroforestri, Sekolah Lapang Petani (Farmer Field Schools) yang inklusif gender, serta layanan teknis yang dipimpin generasi muda (Farmer Assistance and Support Team/FAST). Program ini membantu petani menerapkan hasil pelatihan secara langsung di lahan mereka guna meningkatkan hasil panen dan pendapatan melalui pendampingan teknis serta dukungan layanan produk yang meningkatkan produktivitas.
Inovasi di Sektor Agribisnis
CEO Pandawa Agri Indonesia, Kukuh Roxa, menjelaskan bahwa fokus perusahaan ini adalah menghadirkan inovasi pertanian yang membantu mengurangi ketergantungan pada input kimia tanpa menurunkan hasil panen. Hingga saat ini, teknologi mereka telah berkontribusi pada pengurangan lebih dari 5 juta liter pestisida dan sekitar 17.500 ton emisi $CO_2$ di Indonesia dan Malaysia.
Pandawa Agri Indonesia yang berlokasi di Banyuwangi merupakan perusahaan inovasi di bidang agri life science. Perusahaan mengembangkan inovasi sendiri dengan berbagai paten berbasis bahan baku lokal. Fokus inovasi mereka adalah mengurangi penggunaan input kimia pertanian guna meminimalkan risiko residu dan emisi. Pengelolaan limbah panen kopi yang besar dikembalikan ke tanah melalui teknologi decomposer untuk mendukung transisi ke pertanian regeneratif.
âCapaian implementasi di Indonesia dan Malaysia menunjukkan lebih dari 1 juta hektar lahan telah menggunakan produk inovasi. Praktik ini mengurangi lebih dari 5 juta liter pestisida serta sekitar 17.500 ton emisi CO2,â paparnya.
Risiko Akibat Perubahan Cuaca
Senior Analyst Southeast Asia Blue Marble, Rinaldo, mengatakan perubahan cuaca kini menjadi risiko nyata bagi sektor pertanian, sehingga diperlukan mitigasi yang lebih adaptif. Melalui asuransi berbasis indeks cuaca, pihaknya memanfaatkan data satelit untuk memantau kondisi iklim dan memungkinkan klaim diproses otomatis.
âPilot project bersama LDC di Lampung menunjukkan pendekatan ini dapat memberikan perlindungan finansial yang lebih cepat dan praktis bagi petani sekaligus mendukung keberlanjutan produksi pertanian,â ujarnya. Blue Marble berperan sebagai penyedia teknologi untuk pengembangan produk asuransi parametrik. Bersama LDC, mereka telah menyelesaikan pilot project asuransi parametrik cuaca pada AgustusâDesember tahun lalu di Lampung melalui 18 demoplot kopi.
Suara dari Lapangan: Mengurangi Bahan Kimia
Menurut Solihin, petani kopi dari demoplot LDC, ia mulai bekerja sama dengan LDC pada 2022. Pada 2023, tim LDC melakukan pengecekan pH tanah dan residu pada kopi. âAlhamdulillah, ada perkembangan. Sebelumnya saya frustrasi karena tanah gersang, bahkan berniat beralih menjadi petani sawit. Namun setelah dibimbing LDC, pH tanah saya membaik dari 5,3 menjadi ideal di kisaran 6â7,â ujarnya.
Ia juga mengapresiasi produk Pandawa Agri yang membantu mengurangi herbisida hingga 50%, serta asuransi Blue Marble yang memberikan klaim saat curah hujan ekstrem merusak buah kopi. Sementara itu, Taufik, petani kopi lainnya, menyebut LDC membantu menyediakan alat produksi biochar (arang hayati). âBiochar menyimpan air dan nutrisi tanah serta menghasilkan insektisida hayati untuk hama tanaman,â ujarnya.
Kontribusi Terhadap Komunitas
Country Head Indonesia Louis Dreyfus Company, Rajat Dutt, mengatakan lebih dari 20.000 petani telah dijangkau sejak 2015 dan 860.000 pohon telah ditanam untuk agroforestri. Di Indonesia, LDC telah beroperasi lebih dari 25 tahun, bergerak dalam sektor refined cooking oils, kopi, hingga merek jus Montebello.
âIni merupakan komitmen kami menjalankan bisnis komoditas sekaligus memberi kontribusi kepada komunitas,â ucap Rajat. Secara global, LDC menyalurkan komoditas kepada hampir 500 juta orang setiap tahun melalui sembilan platform bisnis, didukung oleh Louis Dreyfus Foundation yang fokus pada proyek pertanian regeneratif.
- Komoditas Pertanian
- rantai pasok
- Industri Pangan
- Louis Dreyfus Company
- ketahanan pangan
- LDC
- agribisnis global
- perdagangan komoditas
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Semifinal Indonesia Masters Ini Jadi Pengalaman Pertama Jafar/Felisha
-
Gubernur Bali Wayan Koster Tegaskan Investasi Asing Tak Boleh Ambil Jatah Usaha Rakyat
-
Gelaran BMX Supercross 2025 di Banyuwangi Diikuti 207 Peserta dari Berbagai Negara
-
Sinner Taklukkan Shelton, Selangkah Menuju Peringkat Satu Dunia
-
9 Laga Liga Super Ditunda untuk Mendukung Perjuangan Timnas di Babak Keempat Kualifikasi Piala Dunia
-
Ribuan ASN Baru Dilantik Gubernur Pramono: Reformasi Birokrasi Jakarta Digeber
-
Ikea Hadirkan Pengalaman Makan yang Aman, Halal, dan Bertanggung Jawab
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.