Deep Meet Jakarta Digelar, Dosen Jabodetabek Diajak Bangun Budaya Menulis Lewat Sistem OBE

Rabu, 11 Feb 2026, 14:22 WIB

JAKARTA - Deepublish Branch Jakarta menyelenggarakan Deep Meet Jakarta sebagai forum diskusi dan silaturahmi dosen penulis dari wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini digelar di Aula FEB UPN Veteran Jakarta dengan mengangkat tema implementasi Outcome-Based Education (OBE).

Forum ini dirancang sebagai ruang kolaboratif yang mempertemukan dosen, penulis, dan praktisi akademik. Deep Meet Jakarta menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman serta praktik penerapan OBE dalam sistem pembelajaran perguruan tinggi.

Ket. Foto: Deepublish Branch Jakarta menyelenggarakan Deep Meet Jakarta sebagai forum diskusi dan silaturahmi dosen penulis dari wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini digelar di Aula FEB UPN Veteran Jakarta dengan mengangkat tema implementasi Outcome-Based Education (OBE). — Sumber: Istimewa

Tema yang diangkat menekankan pentingnya OBE sebagai fondasi budaya menulis dan publikasi akademik dosen. Pendekatan ini dinilai mampu mendorong proses akademik yang lebih terstruktur dan terdokumentasi dengan baik.

Manager Wilayah Jabodetabek Penerbit Deepublish, M. Safah Thalib, membuka kegiatan tersebut dengan menyoroti pentingnya penguatan kapasitas dosen. Ia menilai produktivitas akademik harus dibangun melalui sistem yang konsisten.

"Budaya menulis tidak lahir dari motivasi sesaat, tetapi dari sistem yang dibangun secara konsisten," ujar M. Safah Thalib.

Ia menjelaskan bahwa OBE memberikan kerangka jelas mulai dari perumusan capaian pembelajaran hingga dokumentasi materi ajar. Kerangka tersebut dinilai dapat menjadi pondasi lahirnya karya akademik yang terukur dan relevan.

Sesi utama menghadirkan Dr. Miguna Astuti sebagai Dosen Ambassador Penerbit Deepublish. Ia memaparkan implementasi OBE dalam perencanaan pembelajaran berbasis outcome secara sistematis.

Menurut Dr. Miguna, pendekatan OBE membantu dosen menyusun proses akademik yang lebih terukur dan mudah diturunkan menjadi luaran akademik. Ia menekankan bahwa OBE tidak sekadar pendekatan kurikulum, melainkan strategi penguatan kualitas pembelajaran.

"Ketika pembelajaran dirancang dengan outcome yang jelas dan bukti ketercapaian yang rapi, dosen lebih mudah membangun alur penulisan yang runtut," jelas Dr. Miguna Astuti.

Ia menambahkan bahwa dokumentasi pembelajaran yang sistematis memudahkan dosen menyusun bahan ajar, modul, hingga publikasi ilmiah. Dengan demikian, produktivitas akademik dapat meningkat secara berkelanjutan.

Selain diskusi akademik, Deep Meet Jakarta juga menghadirkan perspektif industri penerbitan. Rahadyan Prabhasworo, Marketing Executive Penerbit Deepublish Jakarta, membagikan gambaran mengenai tren publikasi akademik dan kebutuhan penerbitan saat ini.

Ia menjelaskan pentingnya memahami standar dan regulasi terbaru dalam publikasi dosen. Informasi ini dinilai relevan untuk membantu dosen menyusun karya yang sesuai dengan kebutuhan institusi dan perkembangan pendidikan tinggi.

Deep Meet Jakarta juga menjadi ajang memperluas jejaring dosen penulis di wilayah Jabodetabek. Interaksi langsung antar peserta diharapkan memperkuat kolaborasi dan pertukaran gagasan.

Melalui kegiatan ini, Deepublish Branch Jakarta menegaskan komitmennya dalam mendukung budaya literasi akademik di perguruan tinggi. Ruang edukatif yang aplikatif menjadi salah satu strategi untuk mendorong lahirnya karya akademik yang berkualitas dan berdampak.

Dengan mengintegrasikan pendekatan OBE dan penguatan publikasi, Deep Meet Jakarta diharapkan mampu menjadi pemicu produktivitas akademik dosen. Forum ini sekaligus memperkuat peran penerbit sebagai mitra strategis dalam ekosistem pendidikan tinggi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.