Kemenko PMK Kolaborasi Perkuat Ketahanan dan Keamanan Digital Keluarga

Selasa, 10 Feb 2026, 16:31 WIB

JAKARTA -- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) bersama Google dan Youtube bekerja sama untuk memperkuat ketahanan dan keamanan keluarga dalam mengakses ruang digital.

"Lewat kerja sama erat melalui inisiatif seperti AKSI Digital (Anak & Keluarga Sigap Digital) dan kolaborasi dengan Kemenko PMK, kita dapat memastikan generasi penerus memiliki pengetahuan serta ketahanan yang mereka butuhkan untuk berkembang di era digital," kata Kepala Hubungan Pemerintahan dan Kebijakan Publik di YouTube (Asia Tenggara) Danny Ardiantodalam Hari Keamanan Berinternet 2026 di Jakarta, Selasa.

Ket. Foto: Menko PMK Pratikno (keenam dari kanan) hadir dalam acara Hari Keamanan Berinternet 2026 di Jakarta, Selasa (10/2). — Sumber: ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti

Kerja sama itu mencakup serangkaian inisiatif penting yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan aman bagi jutaan masyarakat Indonesia.

Program-program itu fokus kepada kesejahteraan digital, ketahanan yang digerakkan oleh komunitas, serta perilaku daring yang positif sebagai bagian dari inisiatif AKSI Digital yang tengah berjalan. Ada dua program strategis untuk mendorong ketahanan digital di tingkat komunitas.

Kedua program itu yakni Program Percontohan Youth Championsuntuk bertindak sebagai penggerak di komunitas. Para duta muda akan dibekali kapasitas untuk membangun ketahanan digital berbasis komunitas sehingga upaya advokasi keamanan daring tetap dilakukan secara peer-to-peer (antarsejawat) dan relevan dengan konteks budaya setempat.

Kemudian melalui Seri Konten Edukasi, YouTube memfasilitasi kemitraan dengan 10 kreator digital ternama, di antaranya Kinderflix, Devina Hermawan, Kok Bisa, dan Parentalk untuk meluncurkan rangkaian konten edukatif.

Seri ini mengusung pendekatan storytelling (narasi) yang dekat dengan keseharian guna mendorong perilaku positif di dunia maya serta meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental bagi generasi muda Indonesia.

Komitmen itu tercermin dalam proses pendaftaran yang lebih ringkas serta kehadiran fitur-fitur inovatif seperti penghitung waktu Shorts (Shorts timer) pertama di industri dan pengingat waktu tidur bedtime reminders yang bisa diatur sesuai kebutuhan. Fitur-fitur tersebut dirancang untuk memberdayakan orang tua dalam menetapkan batasan digital yang sehat bagi anak.

Hal itu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan YouTube untuk meningkatkan standar rekomendasi bagi remaja, dengan menerapkan prinsip kualitas baru dan panduan bagi kreator guna mengarahkan penonton muda pada konten yang menyenangkan, sesuai usia, serta memperkaya wawasan.

Menanggapi hal itu, Menko PMK Pratikno mengingatkan bahwa mandat pembangunan manusia adalah mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan tangguh. Anak-anak Indonesia harus sehat secara fisik, mental, moral, sosial, dan spiritual, karena kepintaran tanpa kesehatan nilainya menjadi nol.

"Di era digital, seluruh aspek pembangunan manusia, mulai dari urusan keluarga, kesehatan, dan pendidikan, tidak bisa dilepaskan dari peran teknologi digital. Oleh karena itu, kehadiran platform digital merupakan sebuah keniscayaan, namun harus diiringi dengan tanggung jawab yang kuat," ujar Pratikno.

Pratikno turut mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun ekosistem digital yang aman, nyaman, dan berpihak pada tumbuh kembang anak-anak Indonesia.

  • Keamanan Digital

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.