Pemkab Batang Anggarkan Rp1 Miliar untuk Perbaikan Jalan Jelang Lebaran 2026

Senin, 09 Feb 2026, 18:10 WIB

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengalokasikan anggaran dana perbaikan jalan berlubang sebesar Rp1 miliar untuk memberikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang Endro Suryono di Batang, Senin (9/2), mengatakan bahwa dinas telah melakukan pendataan pada beberapa jalan yang rusak sekaligus menyiapkan sarana maupun prasarana.

"Semua sudah kami persiapkan. Alhamdulillah, aspal sudah datang dan petugas mulai melakukan penambalan khususnya perbaikan jalan kabupaten. Sampai Lebaran ini sudah mulai running," katanya.

Ket. Foto: Kondisi jalan kabupaten yang kini mengalami kerusakan sehingga kondisi itu membahayakan pengguna jalan. Pemkab Batang mengalokasikan perbaikan jalan berlubang itu sebesar Rp1 miliar, di Batang, senin (9/2). — Sumber: Antara

Hanya saja, kata dia, dengan kondisi intensitas curah hujan yang tinggi menjadikan kendala bagi petugas melakukan perbaikan jalan secara optimal.

Ia mengatakan pihaknya menargetkan seluruh jalan yang berlubang harus sudah selesai diperbaiki maksimal pada H-10 Lebaran.

Meski metode penambalan (patching) tersebut bersifat sementara namun, ia mengatakan DPUPR mengutamakan keselamatan pengguna jalan.

"Kami fokus keamanan dulu. Kalau soal kenyamanan, patching memang belum maksimal tetapi yang penting aman dulu bagi pengguna jalan," katanya.

Ia mengakui ruang gerak anggaran perbaikan jalan rusak cukup terbatas sehingga harus menyesuaikan anggaran yang tersedia.

"Ya memang terbatas. Akan tetapi, kami maksimalkan agar sebelum Lebaran 2026 kondisi jalan dapat lebih aman. Melalui langkah estafet ini, kami berharap perjalanan pulang kampung masyarakat pada Lebaran 2026 tak hanya menjadi momen melepas rindu tapi juga perjalanan yang aman dan minim risiko," katanya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.