Promosi Judi Online Makin Marak di Ruang Digital, Polisi Ingatkan Warga

Minggu, 04 Okt 2026, 18:00 WIB

JAKARTA - tawaran judi online kini semakin mudah ditemukan di ruang digital. Masyarakat bahkan tidak perlu mencari situs perjudian karena promosi dapat muncul secara tiba-tiba melalui iklan, komentar spam, media sosial, hingga pesan pribadi di telepon seluler.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Ditres Siber Polda Sulawesi Tengah seiring berkembangnya modus promosi perjudian yang memanfaatkan teknologi. Kebiasaan masyarakat menggunakan perangkat digital sehari-hari membuat berbagai tawaran judi online semakin mudah menjangkau calon korban.

Ket. Foto: Tawaran judi online kini semakin mudah ditemukan di ruang digital. Masyarakat bahkan tidak perlu mencari situs perjudian karena promosi dapat muncul secara tiba-tiba melalui iklan, komentar spam, media sosial, hingga pesan pribadi di telepon seluler. — Sumber: ANTARA

Kasubdit 2 Ditres Siber Polda Sulawesi Tengah Kompol Dr. Alvian Johan Komaling mengatakan pola kejahatan siber terus berubah mengikuti perkembangan teknologi. Perubahan tersebut membuat masyarakat semakin mudah terpapar berbagai bentuk promosi perjudian melalui perangkat yang digunakan sehari-hari.

"Karakteristik kejahatan siber tentunya berkembang mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Dulu orang berjudi secara konvensional, sekarang melalui HP saja orang sudah bisa," kata Alvian, Minggu (4/10/2026).

Menurut Alvian, salah satu modus yang kerap digunakan yakni promosi terselubung melalui iklan maupun spam komentar. Tawaran tersebut biasanya dikemas semenarik mungkin dengan iming-iming keuntungan besar hanya dengan modal yang relatif kecil.

Pola promosi tersebut dapat membuat perjudian seolah-olah menjadi cara cepat untuk memperoleh uang. Padahal, ketika seseorang mengalami kekalahan, muncul dorongan untuk kembali melakukan deposit demi mengejar uang yang sebelumnya hilang.

Alvian mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam pola tersebut. Kebiasaan terus melakukan deposit untuk mengejar kekalahan dapat membuat pengeluaran semakin besar hingga berpotensi menguras gaji dan sumber keuangan lainnya.

Risiko kerugian juga dapat semakin berat ketika pelaku judi mulai menggunakan utang untuk kembali bermain. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah tergoda oleh berbagai tawaran keuntungan yang muncul melalui ruang digital.

Untuk mencegah penyebaran konten perjudian, Ditres Siber Polda Sulawesi Tengah melakukan patroli siber selama 24 jam. Petugas memantau berbagai konten yang memuat promosi judi online maupun pinjaman online yang dinilai dapat membahayakan masyarakat.

Hasil temuan dari patroli siber tersebut dapat ditindaklanjuti dengan mengajukan permintaan pemblokiran kepada Kementerian Komunikasi dan Digital. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya membatasi penyebaran konten yang berkaitan dengan perjudian di ruang digital.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan tautan judi online kepada orang lain. Warga juga diminta tidak meminjamkan rekening maupun kartu identitas kepada orang yang tidak dikenal untuk mencegah penyalahgunaan data dan fasilitas keuangan.

Masyarakat yang menemukan konten atau aktivitas yang mengarah pada perjudian online juga diimbau segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Bukti yang ditemukan di ruang digital sebaiknya disimpan agar dapat membantu proses penanganan laporan.

Dengan semakin beragamnya modus promosi judi online, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kerugian. Tawaran yang terlihat sederhana melalui layar telepon seluler dapat menjadi pintu masuk menuju kerugian finansial yang lebih besar.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.