Pacu Modernisasi! Pemkab Batang Lelang Proyek Penerangan Jalan Pintar Rp143,7 Miliar
Kamis, 02 Jul 2026, 22:05 WIBBATANG â Percepatan lelang proyek pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk menjaga efektivitas belanja publik dan mendorong aktivitas ekonomi sejak awal tahun anggaran.
Proses pengadaan yang tepat waktu tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur dan layanan publik, tetapi juga meningkatkan serapan anggaran, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kepastian bagi dunia usaha.
Sebaliknya, keterlambatan lelang berisiko menghambat realisasi investasi pemerintah dan mengurangi dampak belanja negara terhadap pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, melelangkan proyek kerja sama pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) alat penerangan jalan (APJ) pintar senilai Rp143,7 miliar.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Batang Bagus Pambudi di Batang, Kamis (2/7), mengatakan bahwa proyek ini telah melewati tahapan perencanaan dan penyiapan yang berlangsung sekitar satu tahun.
"Saat ini kami sudah masuk ke tahapan ketiga yang disebut sebagai transaksi (lelang). Proses lelang ini bersifat nasional dan internasional sehingga membuka kesempatan lebar bagi perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) untuk ikut serta," katanya.
Menurut dia, pemerintah menjamin proses lelang alat penerangan jalan pintar ini berjalan secara transparan, akuntabel, dan profesional.
Lelang tersebut, kata dia, bersifat nasional, bahkan internasional. (tidak terbatas) sehingga perusahaan penanaman modal asing diperbolehkan mengikuti proses pelelangan.
Ia mengatakan proyek yang memiliki periode konsesi selama 10 tahun 7 bulan ini menargetkan pemasangan 8.100 lokasi alat penerangan jalan yang tersebar di berbagai klasifikasi jalan.
"Rinciannya meliputi 1.049 lokasi di jalan nasional (termasuk jalur pantura), 1.506 lokasi jalan provinsi, dan 5.545 lokasi di jalan kabupaten. Biaya operasional proyek ini dianggarkan sebesar Rp34,05 miliar," katanya.
Menurut dia, proyek alat penerangan jalan ini tidak sekadar memberikan penerangan jalan biasa melainkan mengusung konsep smart pool dengan teknologi modern seperti pemasangan 123 unit CCTV, 10 unit sensor udara pengukur polusi, serta 9 unit sensor banjir yang akan ditempatkan di tiga bendungan.
"Teknologi ini juga dilengkapi running text di kawasan industri untuk memantau kualitas udara dan potensi bencana secara real-time. Untuk efisiensi waktu, lelang menggunakan skema satu tahap sesuai ketentuan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)," katanya.
Bagus menyebutkan proses lelang proyek dijadwalkan akan mengumumkan pemenang resminya pada 26 Oktober 2026.
"Penilaian pemenang akan didasarkan pada penawaran nilai Availability Payment (AP) yang diproyeksikan sebesar Rp26,5 miliar per tahun pada lima tahun pertama dan Rp39 miliar per tahun pada lima tahun kedua, serta kemampuan peserta dalam menawarkan jumlah titik APJ terbanyak melebihi batas kuota minimal," katanya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gojek Buka Pendaftaran Beasiswa 2026 untuk Mitra Pengemudi dan Keluarga, Segera Daftar!
-
5 Rekomendasi Hotel Terbaik di Jakarta dengan Akses Mudah ke Tempat Wisata Populer
-
BPJS Ketenagakerjaan Tanggung Biaya Pengobatan Korban Luka Kecelakaan KRL-Argo Bromo Hingga Sembuh
-
Wamendag RI Dyah Roro Esti dan Ibu Negara Pakistan Bahas Peluang Kerja Sama Strategis
-
Harga Emas Antam di Awal Mei Naik Rp30.000 Menjadi Rp2,799 Juta Per Gram
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.