Karhutla di Desa Muser Paser Terbakar, Api Padam Setelah Lima Jam
Minggu, 04 Okt 2026, 17:55 WIBJAKARTA - Polres Paser melalui Polsek Muara Samu bersama tim gabungan berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Muser, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, Jumat (2/10/2026). Kebakaran yang mulai terdeteksi sekitar pukul 11.00 Wita tersebut membakar kawasan semak belukar hingga merambat ke perkebunan kelapa sawit milik masyarakat.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, titik api pertama kali terlihat dari kawasan hutan Desa Muser sebelum kemudian merambat menuju lahan milik warga. Api juga dilaporkan berpindah dari satu titik ke titik lainnya hingga mendekati permukiman warga di RT 06 Desa Muser.
Kondisi tersebut membuat personel gabungan segera bergerak melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas. Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan kepolisian, pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan warga Desa Muser.
Kapolres Paser AKBP Sofyan, melalui Kapolsek Muara Samu IPTU Mar Eka Adrian, menjelaskan proses pemadaman berlangsung selama sekitar lima jam. Petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 13.00 Wita hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 18.00 Wita.
"Personil bersama unsur terkait langsung melakukan upaya pemadaman setelah menerima informasi adanya kebakaran. Penanganan dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah meluasnya api ke wilayah permukiman warga," jelas Mar Eka Adrian.
Dalam proses pemadaman, Polsek Muara Samu mengerahkan enam personel yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Muara Samu. Tim gabungan juga terdiri dari enam personel pemadam kebakaran (Damkar), empat personel Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat Desa Muser.
Penanganan karhutla didukung sejumlah sarana, yakni satu unit kendaraan R6 Damkar, satu unit dump truck untuk suplai air, serta empat unit kendaraan roda dua milik dinas maupun pribadi. Peralatan tersebut digunakan untuk mendukung mobilisasi personel dan proses pemadaman di lokasi yang terbakar.
Lokasi kebakaran diketahui merupakan kawasan semak belukar yang kemudian menjalar ke perkebunan kelapa sawit milik masyarakat. Luasan lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih satu hektare.
Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas tetap melakukan observasi di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali muncul dan berpotensi menyebabkan kebakaran susulan.
Sebagai langkah lanjutan, Polsek Muara Samu akan kembali melakukan pengecekan terhadap lokasi bekas kebakaran pada Sabtu (3/10/2026). Petugas juga akan memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan adanya titik api, segera laporkan dan lakukan penanggulangan bersama agar kebakaran tidak meluas," tambah Mar Eka Adrian.
Kepolisian mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, terutama di kawasan yang mudah terbakar. Masyarakat juga diminta bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar kebakaran dapat ditangani sebelum meluas dan menimbulkan kerugian.
- Polri
- damkar
- kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
- Kalimantan Timur
- Kabupaten Paser
- Karhutla
- Polsek Muara Samu
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Pemerintah Perlu Percepat Rekonsiliasi Konflik Jayawijaya
-
Harga Minyak Naik, Ruang Fiskal Terancam Terkikis Subsidi BBM
-
Terdampak Kabut Asap, Pemprov Kepri Terapkan Sekolah dari Rumah bagi Siswa SMA/SMK/SLB
-
Atas Nama Negara, Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Penanganan Karhutla
-
Kemenhut Berhasil Selamatkan 100 Satwa Liar Terdampak Karhutla
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.