PU Bangun 252 Huntara untuk Korban Bencana Tapanuli Selatan

Minggu, 08 Feb 2026, 05:00 WIB

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Menteri PU, Dody Hanggodo menyampaikan pentingnya percepatan pemenuhan kebutuhan dasar agar hunian benar-benar siap dihuni oleh masyarakat.

Ket. Foto: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. — Sumber: Antara

“Hunian harus siap secara menyeluruh. Air bersih tidak boleh menjadi persoalan ketika masyarakat mulai menempati. Sanitasi, termasuk listrik, harus dipastikan berfungsi sebelum hunian dihuni,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (8/2).

Pembangunan hunian sementara ini merupakan bagian dari penanganan darurat pasca bencana untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian yang layak, aman, dan memenuhi kebutuhan dasar.

Di lokasi tersebut, Kementerian PU membangun sebanyak 252 unit hunian yang terdiri atas 21 blok modular, dengan setiap blok berisi 12 unit hunian.

Hunian ini diperuntukkan bagi sekitar 245 kepala keluarga terdampak atau kurang lebih 1.800 jiwa, dengan pengaturan calon penghuni sepenuhnya dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.

Pembangunan hunian sementara ini dilaksanakan di atas lahan seluas sekitar 2,6 hektare dari total lahan yang tersedia kurang lebih 16,8 hektare. Sementara itu, sisa lahan akan dikembangkan lebih lanjut untuk pembangunan hunian tetap yang rencananya dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Secara teknis, hunian dibangun menggunakan sistem konstruksi modular untuk mempercepat waktu pengerjaan. Struktur bangunan menggunakan rangka baja ringan dan baja CNP, dengan dinding sandwich panel, penutup atap metal, serta lantai GRC dengan finishing vinyl.

Setiap unit dirancang memiliki ventilasi dan pencahayaan yang memadai guna mendukung kenyamanan penghuni selama masa tinggal sementara.

Setiap blok modular dilengkapi dengan fasilitas sanitasi komunal berupa 6 unit toilet dan 6 unit shower, yang terdiri atas 3 toilet dan shower perempuan serta 3 toilet dan shower laki-laki.

Secara keseluruhan, kawasan ini memiliki 126 unit toilet dan 126 unit shower. Selain itu, setiap blok juga dilengkapi dapur bersama untuk mendukung aktivitas harian penghuni.

Kawasan rumah hunian ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain masjid, gedung serbaguna, dapur umum, area cuci, ruang komunal, pos jaga, tempat penampungan sementara (TPS), area hijau, taman bermain anak, lapangan olahraga, serta area parkir, guna menunjang kebutuhan sosial dan aktivitas warga.

Pembangunan rumah hunian Tapanuli Selatan ini ditargetkan selesai sebelum bulan Ramadhan, sehingga masyarakat terdampak dapat segera menempati hunian sementara tersebut sambil menunggu penyelesaian pembangunan hunian tetap.

Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU berkolaborasi dengan pemerintah daerah, BUMN Karya, serta didukung oleh PLN sebagai penyedia listrik dan unit-unit teknis lainnya di Kementerian PU untuk penyediaan air bersih dan infrastruktur pendukung.

Kementerian PU berkomitmen memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai standar, sehingga rumah hunian ini dapat memberikan rasa aman dan layak bagi masyarakat terdampak bencana di Tapanuli Selatan.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.