Gejala Terpapar hingga Timbul Virus Nipah Berkisar 4-14 Hari

Selasa, 24 Feb 2026, 13:18 WIB

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan terdapat sejumlah gejala penyakit virus nipah dengan periode inkubasi atau masa terpapar hingga timbul gejala berkisar 4-14 hari.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kemenkes Dr. Sumarjaya dalam diskusi yang diadakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diikuti dari Jakarta, Selasa (24/2), menyebutkan bahwa gejala penyakit virus nipah terbagi dari gejala awal seperti demam dan sakit kepala hingga tingkat berat seperti kejang dan ensefalitis atau radang otak.

Ket. Foto: Ilustrasi virus Nipah — Sumber: antara foto

"Masa inkubasinya empat hingga 14 hari. Kemudian ada juga dilaporkan 45 hari, ini saya katakan bervariasi juga gejalanya," jelasnya.

Dia mengatakan bahwa gejala awal berupa demam, flu, dan sakit parah, nyeri otot dan tenggorokan sampai dengan gejala yang patut diwaspadai seperti penurunan kesadaran hingga gangguan pernapasan berat.

"Yang perlu kita pahami dan terus kita waspadai adalah gangguan pernapasan berat dan gangguan neurologis, itu yang perlu kita waspadai," tambahnya.

Dia menjelaskan bahwa diagnosis virus nipah bisa dilakukan dengan tes PCR dengan belum ada pengobatan yang spesifik serta belum ada vaksin yang tersedia.

Virus itu sendiri memiliki tingkat kematian yang tinggi ketika menyerang manusia, dengan persentase kematian 40-75 persen.

Langkah yang bisa dilakukan adalah pencegahan termasuk hindari meminum air nira langsung dari pohon, mencuci dan mengupas buah sebelum dimakan, membuang buah yang terlihat bekas gigitan atau rusak, memasak daging ternak hingga matang dan lain sebagainya.

Kasus penularan virus nipah terhadap manusia sendiri belum ditemukan di Indonesia sampai dengan Februari 2026. Meski virus itu sudah lama terdeteksi pada kelelawar.

Sebelumnya, kematian akibat virus nipah dilaporkan terjadi di Banglades pada akhir Januari 2026.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.