Jalur Lintas Bengkulu-Sumsel Rawan Begal, Aparat Tingkatkan Patroli
Minggu, 08 Feb 2026, 20:21 WIBREJANG LEBONG â Untuk memberi rasa aman dan mencegah kejahatan menjelang puasa, aparat Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong meningkatkan pengamanan di Jalan Lintas Bengkulu ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan sekitarnya. Jalur ini memang rawan kejahatan seperti begal.
"Upaya pencegahan kejahatan dilakukan Polres Rejang Lebong dengan meningkatkan patroli baik yang dilakukan petugas di lapangan yakni Polsek Padang Ulak Tanding dan Polsek Sindang Kelingi, bersama dengan personel Brigif TP 88 KBK Padang Ulak Tanding," kata Wakapolres Rejang Lebong Kompol Risdianta saat dihubungi di Rejang Lebong, Minggu.
Dia menjelaskan, selain itu pengamanan di jalan lintas ini juga dilakukan oleh Satuan Samapta Polres Rejang Lebong dengan menggelar patroli jarak jauh dan operasi pengamanan. Peningkatan pengamanan di jalan penghubung Provinsi Bengkulu dengan daerah lainnya di Sumatera ini, kata dia, dilakukan guna mencegah terjadinya aksi kejahatan jalanan berupa perampasan kendaraan bermotor, maupun aksi pencurian dengan kekerasan dalam beberapa titik di wilayah itu.
"Kita ingin pada saat bulan puasa Ramadhan hingga hari raya Idul Fitri nanti situasi kamtibmas di Rejang Lebong kondusif, sehingga umat muslim yang ada di Rejang Lebong maupun mereka yang melintas di Rejang Lebong juga aman dan nyaman," terangnya. Menurut dia, bagi pengendara yang melintas di Jalan Lintas Bengkulu-Sumsel atau Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau ini juga bisa meminta pengawalan oleh petugas Polsek Sindang Kelingi dan Polsek Padang Ulak Tanding.
Pengawalan yang disiapkan Polres Rejang Lebong itu sendiri diberikan secara gratis. Warga yang melintas baik dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun empat agar dapat memanfaatkannya dengan baik. "Saat memasuki bulan puasa Ramadhan sampai hari raya Idul Fitri biasanya akan terjadi peningkatan kasus, baik itu curat, curas maupun curanmor. Warga diminta untuk memasang kunci pengamanan kendaraannya saat parkir, dan melaporkan ke kantor polisi terdekat atau di call center 110 jika melihat atau menjadi korban tindak kejahatan," demikian Kompol Risdianta.
Polda Babel Patroli Narkoba
Sementara itu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung menggiatkan patroli di sejumlah lokasi tongkrongan dan tempat kumpul warga, guna mencegah kemungkinan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Pangkalpinang.
Dalam keterangan tertulis yang diterima di Pangkalpinang, Minggu, Wakil Direktur Resnarkoba Polda Babel AKBP Trihanto Nugroho mengatakan patroli menyasar beberapa lokasi yang dinilai rawan di Kota Pangkalpinang, antara lain Taman Dealova, kawasan Jembatan Emas, dan sejumlah lokasi pesisir pantai yang biasa menjadi tempat berkumpul warga di akhir pekan.
Kegiatan patroli tersebut dipimpin langsung Direktur Resnarkoba Polda Babel Kombes Pol Ronald C. Sipayung didampingi Wakil Direktur Resnarkoba AKBP Trihanto Nugroho bersama sejumlah perwira dengan melibatkan Unit Satwa K9 Direktorat Samapta Polda Babel.
"Pada malam hari, terutama akhir pekan, lokasi itu menjadi tempat kumpul warga sehingga Polda Bangka Belitung perlu melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan bersama tim gabungan dari Samapta dan Ditresnarkoba," katanya.
Patroli difokuskan pada pengecekan sejumlah lokasi yang diduga rawan menjadi tempat transaksi maupun penyalahgunaan narkotika di wilayah Kota Pangkalpinang dan sekitarnya dengan harapan mampu menekan dan mencegah peredaran narkotika.
Dari hasil patroli tersebut, petugas tidak menemukan adanya peredaran narkoba. Namun, masih dijumpai anak-anak di bawah umur dan sejumlah pemuda yang berkumpul hingga larut malam di beberapa lokasi.
"Mereka hanya nongkrong dan langsung kita berikan imbauan untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing karena sudah larut malam," katanya.
Kapolda Babel Irjen Pol Viktor T. Sihombing menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan preventif, salah satunya melalui patroli guna mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan efek peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan hal-hal yang berpotensi melanggar hukum," katanya.
Ia mengajak masyarakat untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, serta bebas dari narkoba.Â
"Ini bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan kamtibmas yang aman dan lingkungan yang sehat serta bersih dari narkoba," katanya.
- Bengkulu
- Pelintas Batas
- Provinsi Sumsel
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Anggota DPR: Raja Juli Tak Bisa Disalahkan atas Kerusakan Hutan
-
Hasil Copa del Rey: Atletico Madrid ke Final, meski Takluk 0-3 dari Barcelona
-
Wisata Madiun Makin Seru, Pemkot Manfaatkan Becak Listrik Bantuan Presiden
-
Temuan Kimia Organik Kompleks, Enceladus Berpotensi Layak Huni
-
Memphis Grizzlies Menang atas Orlando Magic dengan Skor 126-109
-
Gubernur Pramono Ingatkan agar Jangan Ada Paksaan THR ke Pengusaha Jelang Idul Fitri
-
Musim Hujan Sudah Datang, Pemkot Jakarta Barat Baru Keruk Kali Sepak di Kembangan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.