La Liga Spanyol: Real Madrid Asuhan Arbeloa Mencari Konsistensi, Bukan Sekadar Keajaiban

Jumat, 06 Feb 2026, 09:18 WIB

BARCELONA, SPANYOL - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, dan penyerang bintang Kylian Mbappe sepakat dalam satu hal jelang laga tandang ke markas Valencia dalam laga lanjutan La Liga: konsistensi adalah kebutuhan utama.

“Saya bukan Gandalf the White,” ujar Arbeloa seusai kemenangan tipis 2-1 atas Rayo Vallecano akhir pekan lalu, hasil yang membuat Madrid tetap menempel ketat Barcelona dengan selisih satu poin di puncak klasemen.

Ket. Foto: Ilustrasi pertandingan real Madrid vs Valencia. — Sumber: AFP

Ucapan itu menegaskan pesan Arbeloa. Ia bukan penyihir dalam kisah Lord of the Rings yang bisa mengubah nasib dengan sihir. Menurutnya, hanya kerja keras dan kesinambungan performa yang mampu membawa Los Blancos kembali ke jalur juara.

“Apa yang saya inginkan dari para pemain adalah apa yang sudah mulai saya lihat: komitmen, sikap, mentalitas. Untuk menang di setiap laga, kualitas saja tidak cukup. Konsistensi adalah kuncinya,” kata Arbeloa, yang baru menjalani enam pertandingan sebagai pelatih Madrid.

“Kami akan bekerja keras memperbaiki performa, mentalitas, ambisi, dan sikap tim.”

Konsistensi itulah yang masih menjadi masalah utama Madrid. Pekan lalu mereka tumbang di tangan Benfica pada ajang Liga Champions, kalah secara permainan dan mental, hingga harus kembali bertemu wakil Portugal itu dalam laga play-off dua leg.

“Masalah kami adalah tidak konsisten. Itu harus diperbaiki. Tidak boleh satu hari tampil bagus, lalu hari berikutnya buruk. Tim juara tidak seperti itu,” kata Mbappe dengan nada frustrasi seusai kekalahan di Lisbon.

Sejak ditangani Arbeloa, Madrid memang sudah merasakan naik-turun performa. Mereka sempat mencatat kemenangan meyakinkan, termasuk membantai Monaco 6-1 dan menang nyaman atas Villarreal. Namun, ada pula titik terendah, yakni kekalahan mengejutkan dari klub Segunda Division, Albacete, pada debut Arbeloa di Copa del Rey.

Ironisnya, kegagalan itu justru memberi keuntungan tersendiri jelang laga kontra Valencia. Madrid menikmati pekan tanpa pertandingan tengah pekan karena tidak terlibat di perempat final Copa del Rey.

“Pada pekan-pekan seperti ini, kami akan mencoba membangun tim dan membawanya ke arah yang kami inginkan,” ujar Arbeloa.

Di tengah inkonsistensi tim, Mbappe justru tampil sebagai teladan. Penyerang Prancis itu memimpin daftar pencetak gol, baik di kompetisi domestik maupun Eropa, dengan 37 gol dari 30 pertandingan di semua ajang.

Sebaliknya, sejumlah bintang lain seperti Jude Bellingham dan Vinicius Junior kerap tampil di bawah standar terbaik mereka, meski sesekali masih mampu menghadirkan momen-momen magis. Sayangnya, keduanya tidak akan tampil di Stadion Mestalla. Vinicius harus absen akibat skorsing, sementara Bellingham mengalami cedera dan diperkirakan menepi selama sebulan.

Arbeloa tetap membela para pemain bintangnya. Namun, absennya Vinicius dan Bellingham bisa membuka peluang bagi Madrid untuk tampil lebih stabil. Arda Guler diharapkan mampu kembali membangun koneksi apik dengan Mbappe, seperti yang sempat terlihat pada awal musim di bawah asuhan Xabi Alonso.

Madrid sejatinya memulai musim dengan performa solid dan konsisten, disertai rentetan kemenangan. Namun, kestabilan itu runtuh pada periode musim dingin, sebelum kepergian Alonso pada Januari.

Bermain tandang justru bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Madrid. Dalam dua kemenangan liga terakhir di Santiago Bernabeu atas Rayo Vallecano dan Levante, mereka mendapat siulan dan cemoohan dari pendukung sendiri.

Meski begitu, Arbeloa menegaskan setiap laga tetap terasa lebih sulit karena status Madrid sebagai klub raksasa Eropa dengan 15 gelar Liga Champions.

“Saya yakin Valencia akan menghadapi Real Madrid di kandang mereka seperti ini adalah ‘pertandingan tahun ini’,” ujar Arbeloa. “Untuk menang, kami harus menampilkan performa yang luar biasa.”

Saat Madrid menghadapi Los Che, jarak dengan Barcelona bisa kembali melebar menjadi empat poin. Pasalnya, tim asal Catalunya itu akan lebih dulu menjamu Mallorca pada Sabtu dan berambisi memberi tekanan tambahan kepada rival abadinya.

Pemain yang Patut Disorot: Lamine Yamal

Setelah sempat terganggu masalah cedera pangkal paha pada paruh pertama musim, bintang muda Barcelona Lamine Yamal kini kembali ke performa terbaiknya. Winger berusia 18 tahun itu tampil eksplosif dalam beberapa pekan terakhir dan berambisi mengantar sang juara bertahan meraih kemenangan atas Mallorca sekaligus memperlebar jarak di puncak klasemen.

Statistik Kunci

0 – Kemenangan Espanyol sepanjang Januari dari lima pertandingan

8 – Gol penalti yang dicetak Mbappe bersama Real Madrid di La Liga musim ini

99 – Jumlah penyelamatan kiper Oviedo, Aaron Escandell

Jadwal Pertandingan La Liga (WIB)

Jumat

Celta Vigo vs Osasuna (03.00 WIB)

Sabtu

Rayo Vallecano vs Real Oviedo (20.00 WIB)

Barcelona vs Mallorca (22.15 WIB)

Sevilla vs Girona (00.30 WIB)

Real Sociedad vs Elche (03.00 WIB)

Minggu

Alaves vs Getafe (20.00 WIB)

Athletic Bilbao vs Levante (22.15 WIB)

Atletico Madrid vs Real Betis (00.30 WIB)

Valencia vs Real Madrid (03.00 WIB)

Senin

Villarreal vs Espanyol (03.00 WIB)

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.