17 Rumah Warga dan Satu Kafe Rusak, Gempa Pacitan Dirasakan hingga Surabaya dan Ujung Timur Pulau Jawa

Jumat, 06 Feb 2026, 14:22 WIB

SURABAYA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur mencatat gempa Magnitudo 6.4 yang terjadi pada pukul 01.06 WIB di Kabupaten Pacitan, Jumat (6/2), dirasakan oleh hampir seluruh kabupaten/ kota di Jatim, hingga kawasan ujung timur Pulau Jawa, Kabupaten Banyuwangi dan Surabaya di pesisir utara. 

Hingga pukul 12.00 WIB, BPBD Jatim telah mendata sebanyak 17 bangunan rumah milik warga, dan sebuah kafe rusak.

Ket. Foto: Saat ini BPBD Jatim masih melakukan pendataan jumlah korban yang terdampak gempa Magnitudo 6,4 tersebut — Sumber: Istimewa

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk lewat berlalu. Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti."

"Untuk jumlah korban masih dilakukan pendataan," bunyi laporan tertulis BPBD  Jatim dalam sebuah pesan. 

Laporan tersebut merinci sebanyak 23 kabupaten/ kota merasakan adanya getaran gempa yang berpusat di 89 kilometer Selatan Pacitan dengan Kedalaman 10 kilometer itu. 

Daerah-daerah tersebut adalah Kabupaten Jember, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Magetan, Kabupaten Tuban,  Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Madiun, Kota Madiun, dan Kabupaten Ponorogo. 

"Rumah rusak ringan 9 unit, rumah rusak sedang 1 unit dan rusak berat 1 unit. Juga tempat usaha kafe rusak 1 unit di Kecamatan Sawahan Nganjuk," ujarnya. 

BPBD Jatim telah berkoordinasi dengan Kabupaten /Kota jika ada dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

"Personil BPBD Jatim dan BPBD Kabupaten/Kota melakukan assessment dan berkoordinasi dengan perangkat desa untuk mendata rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi," tambahnya.

  • Gempa Pacitan

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.