Banyak Pemain Top Absen di Piala Davis
Kamis, 05 Feb 2026, 06:52 WIBPARIS - Piala Davis kembali memasuki babak kualifikasi dengan sorotan tertuju pada absennya sejumlah pemain papan atas dunia. Turnamen beregu paling prestisius di tenis itu bergulir di berbagai negara pekan ini. Nanti aakn menghadirkan persaingan ketat antarbangsa meski tanpa kehadiran beberapa nama besar yang selama ini menjadi daya tarik utama.
Salah satu laga yang menyita perhatian berlangsung di Oslo, ketika Britania Raya menantang Norwegia. Inggris datang dengan kekuatan solid dan membawa misi penting, yakni mengamankan tiket ke kualifikasi putaran kedua sekaligus menandai kembalinya Jack Draper ke arena kompetisi setelah absen panjang akibat cedera.
Petenis berusia 24 tahun itu belum bertanding sejak mundur dari US Open Agustus lalu karena cedera lengan. Padahal, sebelum cedera, Draper tengah berada di puncak performa. Musim 2025 menjadi tahun terbaik dalam kariernya, ditandai dengan gelar Indian Wells dan lonjakan peringkat hingga posisi empat dunia.
âTahun lalu dimulai dengan sangat luar biasa,â ujar Draper. âParuh kedua memang sangat menantang, tetapi saya mengambil banyak kepercayaan diri dari apa yang sudah saya capai. Saya ingin kembali bersaing di level teratas,â jelasnya.
Draper mengakui proses kembali ke performa terbaik tidak akan mudah setelah lama menepi. Namun ia menegaskan kondisinya terus membaik. âIni perjalanan panjang, tetapi saya merasa terus berkembang. Saya berharap bisa segera menunjukkannya,â katanya.
Rekam jejak Draper di Piala Davis sejauh ini belum sepenuhnya meyakinkan. Dia baru memenangi satu dari empat pertandingan dan terakhir tampil pada Final 2024, saat kalah dari Felix Auger-Aliassime. Meski demikian, Inggris tetap diunggulkan berkat kehadiran Jacob Fearnley yang tampil impresif musim lalu serta Cameron Norrie yang sedang berada dalam performa terbaik.
Norwegia berpotensi menurunkan Casper Ruud, finalis Grand Slam tiga kali, meski keikutsertaannya masih diragukan setelah pasangannya melahirkan anak pertama pekan lalu. Selain Ruud, Inggris juga mewaspadai Nicolai Budkov Kjaer, mantan petenis junior nomor satu dunia yang mulai menunjukkan konsistensi di level tur. Pemenang laga Inggris kontra Norwegia akan menghadapi Australia atau Ekuador pada kualifikasi putaran kedua.
Piala Davis edisi-edisi terakhir kerap diwarnai absennya banyak bintang. Italia keluar sebagai juara tahun lalu meski tanpa Jannik Sinner dan Lorenzo Musetti, sementara Spanyol tampil tanpa Carlos Alcaraz di partai final. Alcaraz memberi sinyal ingin tampil tahun ini. âPiala Davis juga menjadi target saya. Saya ingin memenangkannya untuk Spanyol,â ujarnya usai menjuarai Australian Open. ben/AFP/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Pemkot Kediri: Koperasi Kelurahan Merah Putih Harus Sesuai Kebutuhan
-
Polres Situbondo Tilang 63 Pengendara dalam Dua Hari Operasi Patuh
-
Italia Tanpa Sinner Taklukkan Spanyol, Lengkapi Hat-trick Juara Piala Davis
-
Kiper Muda Renato Marin Resmi Gabung PSG dari AS Roma
-
Toshiba Hadirkan Japandi Series Bergaya Jepang-Skandinavia
-
Jika Ada Petugas Potong Dana BLTS, PT Pos Indonesia Minta Jangan Ragu Adukan
-
Disnakertrans Kalsel Gelar Bursa Kerja 2025, Sediakan 1.969 Lowongan.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.