Italia Tanpa Sinner Taklukkan Spanyol, Lengkapi Hat-trick Juara Piala Davis
Senin, 24 Nov 2025, 05:56 WIBBOLOGNA, ITALIA â Tim tenis Italia sukses meraih gelar Piala Davis ketiga secara beruntun setelah menundukkan Spanyol 2-0 di depan pendukung sendiri di Bologna, Senin (24/11) dini hari WIB. Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih tanpa kehadiran bintang utama, Jannik Sinner.
Flavio Cobolli menjadi pahlawan tuan rumah setelah bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan Jaume Munar 1-6, 7-6 (7/5), 7-5. Hasil tersebut memastikan Italia mempertahankan gelar sekaligus memantik gemuruh perayaan di arena pertandingan.
Sebelumnya, Matteo Berrettini memberi pondasi kemenangan dengan tampil dominan saat menundukkan Pablo Carreno Busta 6-3, 6-4. Keunggulan dua partai tunggal itu membuat laga ganda tak perlu dimainkan.
âIni mimpi saya. Kami tim yang sangat kompak, dan kami mencoba menghadirkan kembali semangat tim Italia yang menjuarai Piala Dunia 2006,â ujar Cobolli. âSaya bangga dengan semua pemain, dan para suporter luar biasa ini adalah bagian dari tim. Sudah saya bilang tiga hari terakhir: ini hari terbaik dalam hidup saya.â
Sepanjang turnamen di Italia Utara, pasangan ganda Simone Bolelli dan Andrea Vavassori bahkan tidak sempat turun ke lapangan karena skuad tuan rumah tidak kehilangan satu pun pertandingan.
Pencapaian ini makin impresif mengingat Italia tampil tanpa dua petenis berperingkat tertinggi mereka, Sinner dan Lorenzo Musetti, yang sama-sama berada di jajaran 10 besar dunia namun memilih absen dari laga pertahanan gelar di rumah sendiri.
âTidak penting siapa yang turun. Kami punya kedalaman skuad dan banyak pemain hebat yang bisa tampil di level tinggi,â kata Berrettini.
Spanyol pun tidak datang dengan kekuatan penuh. Mereka kehilangan petenis nomor satu dunia, Carlos Alcaraz, yang terpaksa absen akibat cedera hamstring seusai bersua Sinner di ATP Finals pekan lalu. Upaya Negeri Matador meraih gelar ketujuh kandas meski berhasil kembali ke final untuk pertama kalinya sejak 2019.
âPertandingan ini sangat, sangat ketat. Kami nyaris menang,â ujar kapten Spanyol, David Ferrer. âItalia di momen-momen penting tampil luar biasa. Bermain di Italia melawan Italia tidak pernah mudah.â
Sementara itu, Presiden Federasi Tenis Internasional (ITF), David Haggerty, menepis anggapan bahwa para pemain top mengabaikan kompetisi beregu tersebut.
âAda persepsi keliru bahwa para pemain top enggan membela negara. Itu tidak benar,â kata Haggerty. âBanyak pemain top tampil di babak kualifikasi, hanya saja mereka tak lolos ke putaran final.â
Beberapa nama besar seperti Taylor Fritz (AS), Alex de Minaur (Australia), Holger Rune (Denmark), dan Casper Ruud (Norwegia). seluruhnya penghuni 20 besar dunia, tampil sejak awal namun tidak mampu mengantarkan negara masing-masing ke partai puncak.
- Jannik Sinner
- Piala Davis
- Italia
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Menanti Wajah Baru Setu Babakan: Ruang Terbuka Hijau yang Ramah untuk Semua Kalangan
-
Jannik Sinner Siap Catatkan Career Grand Slam di Roland Garros
-
Sinner Tebar Ancaman di Musim Turnamen Tanah Liat
-
Arus Balik Lebaran 2026, One Way Diterapkan di Tol Cipali Arah Jakarta
-
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Pimpin Rapat Staf, Tekankan Kepemimpinan Berbasis Keteladanan dan Kecerdasan Emosional.
-
Sempat Diblokir Komdigi, Wikimedia Commons Sudah Kembali Normal
-
Pertamina Berkolaborasi dengan Toyota Dorong Pengembangan Bioetanol 2G Nasional
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.