Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD DKI: Tas Siaga 3 Hari Diperlukan Warga untuk Masa Tanggap Darurat di Lokasi Rawan Bencana

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 18:30 WIB | Oleh:
BPBD DKI: Tas Siaga 3 Hari Diperlukan Warga untuk Masa Tanggap Darurat di Lokasi Rawan Bencana Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Tas siaga bencana yang direkomendasikan BPBD DKI Jakarta dalam seminar daring kesehatan dan kebencanaan bertema "Antisipasi Gadar Bencana dalam Situasi Cuaca Ekstrem" yang diadakan Puslatkesda DKI Jakarta, Rabu (4/2).

JAKARTA - Masyarakat khususnya di wilayah rawan bencana diungkapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, perlu untuk memiliki tas siaga bencana yang berisi makanan, minuman dan keperluan lainnya untuk setidaknya selama tiga hari.

"Tiga hari menjadi standar untuk masa tanggap darurat awal," kata Ketua Subkelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta, Michael Sitanggang dalam seminar daring di Jakarta, Rabu (4/2).

Dalam kondisi bencana, misalnya banjir, biasanya setelah tiga hari berbagai fasilitas yang dibutuhkan masyarakat seperti tenda pengungsian dan lainnya dari pemerintah telah tersedia. Begitu juga dengan kebutuhan dasar warga terdampak bencana.

"Jadi masa tangkap darurat awal itu biasanya bagaimana dalam waktu tiga hari awal itu biasanya semuanya masih belum siap," katanya.

Tas siaga bencana yang bisa berupa tas apa saja untuk memuat sejumlah barang seperti dokumen berharga (tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara digital) dan pakaian untuk tiga hari.

Selain itu, air mineral, pengisi daya (power bank), peluit, senter, uang tunai, obat-obatan dan P3K, makanan ringan yang tahan lama seperti biskuit, masker dan pencuci tangan (hand sanitizer).

"Apabila terjadi kedaruratan bencana, dalam kondisi yang sangat cepat, maka bisa langsung ambil tas siaga bencana ini untuk menuju ke lokasi pengungsian," kata Michael.

Dia menyarankan masyarakat khususnya di lokasi rawan bencana untuk menyiapkan tas siaga bencana terutama di masa-masa puncak musim hujan.

BPBD DKI Jakarta mencatat setidaknya terdapat 25 kelurahan di 17 kecamatan di Jakarta yang rawan banjir. Kelurahan ini antara lain Pluit, Pademangan Barat, Rorotan, Rawa Buaya, Tegal Alur, Kedoya Selatan dan Kedoya Utara.

Lalu, Rambutan, Cawang, Cililitan, Cipinang Melayu, Kebon Pala, Makasar, Bidara Cina, Kampung Melayu, Pondok Labu, Cipete Utara, Petogogan, Cipulir, Pondok Pinang, Bangka, Jati Padang, Pejaten Timur dan Ulujami.

Sementara itu, hari ini banjir melanda Jakarta, yakni di kawasan Jalan Pondok Karya Komplek RW 04, Pela Mampang, Jakarta Selatan, dengan ketinggian air mencapai 45 sentimeter (cm).

Sebanyak sembilan Rukun Tetangga (RT) di empat Rukun Warga (RW) terdampak banjir akibat hujan lokal dengan intensitas lebat dan luapan Kali Mampang, namun tak ada pengungsi.

Selain itu, sebanyak 39 RT di Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan, juga sempat terendam banjir setelah diguyur hujan deras dan meluapnya Kali Krukut. Ketinggian air yang masuk ke permukiman warga mencapai 30 cm. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.