Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Nasional Aman Hadapi Ramadan dan Idulfitri

Selasa, 03 Feb 2026, 19:57 WIB

JAKARTA — Pemerintah memastikan kondisi neraca pangan nasional berada dalam kondisi aman dan surplus hingga akhir Maret 2026. Hal ini tercermin dari proyeksi stok awal 2026 yang ditopang oleh produksi dalam negeri pada sejumlah komoditas pangan strategis.

“Pada kesempatan ini, kami menyampaikan bahwa berdasarkan proyeksi neraca pangan nasional tahun 2026, ketersediaan pangan strategis utama seperti beras, jagung, kedelai, daging sapi, telur ayam, daging ayam, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, gula konsumsi, dan aneka cabai berada dalam kondisi aman dan cukup untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional, khususnya Bulan Suci Ramadhan,” papar Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian dalam Rapat bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (3/2) di Senayan, Jakarta.

Ket. Foto: Suasana Rapat Kepala Bapanas/Menteri Pertanian Amran Sulaiman bersama Komisi IV DPR RI, Selasa (3/2) di Senayan, Jakarta — Sumber: istimewa

Secara rinci berdasarkan Neraca Pangan hingga akhir Maret 2026, sejumlah komoditas utama menunjukkan ketersediaan yang jauh melampaui kebutuhan konsumsi Februari dan Maret 2026.

Untuk komoditas beras, total ketersediaan mencapai 20,38 juta ton dengan kebutuhan konsumsi sekitar 5,12 juta ton, neraca beras nasional tercatat surplus 15,26 juta ton. Komoditas jagung juga berada dalam kondisi aman dengan total ketersediaan 7,70 juta ton dan kebutuhan selama dua bulan diperkirakan 3,04 juta ton, sehingga masih terdapat surplus 4,66 juta ton.

Sementara itu, kedelai memiliki total ketersediaan sekitar 629 ribu ton dan kebutuhan sekitar 453,9 ribu ton. Neraca kedelai masih mencatat surplus 176 ribu ton.

Pada sektor protein hewani, ketersediaan daging sapi dan kerbau mencapai 172 ribu ton dengan kebutuhan 132,4 ribu ton, sehingga terdapat surplus 39 ribu ton. Daging ayam tercatat memiliki ketersediaan 1,19 juta ton, kebutuhan 670,6 ribu ton, dan surplus sekitar 520 ribu ton. Adapun telur ayam tersedia 1,38 juta ton dengan kebutuhan 1,08 juta ton dan surplus 301 ribu ton.

Untuk komoditas strategis lainnya, minyak goreng menunjukkan kondisi sangat kuat dengan total ketersediaan 4,47 juta ton dan kebutuhan sekitar 914,8 ribu ton, sehingga neraca surplus 3,56 juta ton. Gula konsumsi tercatat tersedia 1,45 juta ton, dengan kebutuhan 472,8 ribu ton dan surplus sekitar 986 ribu ton.

Komoditas hortikultura juga berada dalam kondisi aman. Cabai besar memiliki ketersediaan 398 ribu ton dengan surplus 244 ribu ton. Sementara cabai rawit tersedia 460 ribu ton dengan surplus 308 ribu ton. Bawang merah mencatat ketersediaan 352 ribu ton dan surplus 154 ribu ton, sedangkan bawang putih tersedia 238 ribu ton dengan surplus 124 ribu ton.

Untuk memastikan pasokan dan distribusi pangan aman dan terjangkau bagi masyarakat, pemerintah juga memperkuat pengawasan distribusi pangan di lapangan. Bapanas bersama kementerian dan lembaga terkait membentuk Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan.

Satgas Saber Pelanggaran Pangan bertugas melakukan pemantauan langsung di sepanjang rantai pasok, mulai dari produsen, distributor, hingga pasar rakyat dan ritel modern, guna mencegah praktik penimbunan, distribusi tidak wajar, pelanggaran harga di atas ketentuan, serta peredaran pangan yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu.

Melalui penguatan pengawasan dan langkah penegakan aturan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus melindungi masyarakat dari praktik-praktik yang dapat mengganggu ketahanan pangan nasional, khususnya menjelang Ramadhan dan Idulfitri 2026.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.