Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jemput Bola, Disdukcapil Jayawijaya Lakukan Perekaman KTP-el di 40 Distrik

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 17:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jemput Bola, Disdukcapil Jayawijaya Lakukan Perekaman KTP-el di 40 Distrik Doc: Antara
Ket. Petugas Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan melayani masyarakat yang hendak mengurus dokumen kependudukan.

Wamena - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan memprogramkan perekaman kartu tanda penduduk (KTP) elektronik di 40 distrik di daerah setempat guna memperoleh data terbaru mengenai jumlah penduduk pada 2026.

“Kami memiliki program jemput bola, di mana petugas Disdukcapil akan turun ke 40 distrik untuk melakukan pendataan sekaligus perekaman KTP elektronik,” kata Pelaksana Tugas Kepala Disdukcapil Kabupaten Jayawijaya Yohanes P Lani di Wamena, Selasa (3/2).

Ia mengatakan Kabupaten Jayawijaya yang telah menjadi ibu kota Provinsi Papua Pegunungan membuat terjadi perpindahan penduduk dari daerah lain ke daerah setempat cukup besar sehingga pendataan terbaru harus dijalankan.

“Kabupaten Jayawijaya telah menjadi ibu kota provinsi dan banyak sekali penduduk dari luar telah masuk ke sini maka kami merasa penting untuk melakukan pendataan menyeluruh pada tahun 2026,” ujarnya.

Dia menjelaskan pengungsi dari Kabupaten Nduga, Lanny Jaya, Yalimo maupun empat kabupaten lain di Papua Pegunungan masih ada di daerah ini, termasuk masyarakat lainnya sehingga pendataan menyeluruh harus dilakukan sehingga mengetahui jumlah pasti penduduk Kabupaten Jayawijaya.

“Kami berharap melalui pendataan kependudukan terbaru maka jumlah penduduk Kabupaten Jayawijaya terbaru dapat diketahui. Dan juga program ini untuk membantu masyarakat melakukan perekaman KTP elektronik,” katanya.

Dia menambahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan yang berkas kependudukan masih berada di daerah lain supaya segera mengurus kepindahan ke Kabupaten Jayawijaya.

“Jumlah ASN Pemprov Papua Pegunungan kurang lebih 4.000-5.000 yang data kependudukannya masih di daerah lain supaya mengurus kepindahan ke Kabupaten Jayawijaya karena telah menetap, bekerja dan menggunakan fasilitas daerah ini. Tujuan dari pendataan dan perekaman KTP elektronik untuk mengetahui dan memudahkan masyarakat memiliki data kependudukan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Putin Sebut Barat Sengaja Bikin 'Tirai Besi'

36 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Putin Sebut Barat Sengaja B...
Luar Negeri
Ethiopia Memanas Lagi, Bant...
Luar Negeri
Russia Tidak Tinggal Jika N...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.