Gubernur Bali Minta Kadis KLH Cepat Tangani Masalah Sampah
Selasa, 03 Feb 2026, 16:31 WIBDENPASAR -- Gubernur Bali Wayan Koster meminta Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Bali yang baru mempercepat penanganan sampah sesuai arahan Presiden Prabowo.
âKemarin Bapak Presiden memberi arahan bagus, terbuka, termasuk Bali. Beliau mengingatkan soal sampah, jadi kita harus serius ini. Pak Kadis Lingkungan tolong betul-betul tangani sampah dengan cepat,â kata Gubernur Koster saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Bali, di Denpasar, Selasa.
Ia melantik I Made Dwi Arbani yang sebelumnya merupakan Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bali menjadi Kepala DKLH Bali.
Gubernur Koster langsung meminta Dwi Arbani mempercepat penanganan sampah dengan pola yang sudah ada yaitu penanganan dari sumber.
Mulai dari mempercepat penggunaan teba moderen atau dekomposter di rumah tangga, pemilahan di TPS3R dan TPST, hingga persiapan jelang pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
âTambah percepat lagi teba moderen, dekomposter, dan segala macam, ini Pak Kadis yang baru gerakkan lagi, terutama di Denpasar dan Badung,â ujarnya.
Diketahui arahan penanganan sampah di Bali disampaikan Presiden Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 pada Senin (2/2) kemarin yang turut dihadiri Gubernur Koster.
Dalam kesempatan itu Koster turut menghampiri Menteri Lingkungan Hidup (LH) maupun Menteri Investasi dan Hilirisasi guna membahas penanganan sampah di Pulau Dewata.
Kedua menteri tersebut menyatakan setuju untuk mulai membangun PSEL di Bali pada Maret 2026 ini.
âRencananya karena kita pindah lokasi akan ditender ulang, saya bilang jangan supaya sesuai jadwal, beliau setuju, Danantara setuju dan menteri setuju,â katanya.
Pemprov Bali memperkirakan jika proses dimulai Maret maka pengerjaan akan selesai dalam 12 bulan atau rampung tahun 2027.
âKalau jalan Astungkara akhir 2027 sudah bisa beroperasi, sehingga masalah penanganan sampah yang berjalan tambah percepat nanti,â ucap Wayan Koster.
Ia berterima kasih atas perhatian Presiden Prabowo kepada Bali, persoalan sampah merupakan masalah yang terjadi di banyak daerah, namun Bali mendapat sorotan sebagai bentuk kepedulian presiden.
Menurut Gubernur Koster, arahan ini baik sebagai penekanan bahwa Bali merupakan destinasi pariwisata utama Indonesia yang perlu dijaga ekosistemnya dengan baik termasuk dari masalah sampah.
Pemprov Bali mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2025 masih tinggi yaitu sebanyak 6.948.754 kunjungan atau naik 9,72 persen dari 2024.
âKita harus menjaga ekosistem kepariwisataan kita dengan baik, meskipun 2025 wisman kita naik jauh, tidak terpengaruh isu sampah, tapi tetap sampah diurusi dengan baik dan tuntas,â ujarnya.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Livin' Mandiri Berpeluang ke Final Four Setelah Tumbangkan JPE 3-1
-
TNGGP menangani sampah di jalur pendakian Gunung Gede Pangrango
-
Jakbar Sudah Terapkan Sistem Makam Tumpang di 11 TPU
-
Telkom Terapkan Sistem Pemilahan Sampah Organik, Onorganik, dan Residu di Lingkungan Kerja
-
Bulog Pastikan Beras Haji 2026 Berasal dari Panen Terbaru Petani Indonesia
-
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter di Samudera Hindia Barat Nias
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.