TNGGP menangani sampah di jalur pendakian Gunung Gede Pangrango
Selasa, 28 Apr 2026, 18:00 WIBBalai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menggelar aksi bersih-bersih jalur pendakian Gunung Gede Pangrango Kabupaten Cianjur, Jawa Barat seiring masih banyak pendaki membuang sampah sembarangan, supaya ekosistem kawasan itu tetap bersih dan nyaman.
Juru Bicara Balai Besar TNGGP Agus Deni di Cianjur, Senin, mengatakan selama ini pihaknya menekankan bahwa pendaki pintar selalu membawa turun sampah yang dihasilkan guna menjaga kelestarian ekosistem taman nasional tersebut.
Pihaknya juga menggencarkan imbauan kepada pendaki agar membawa sampah yang dihasilkan agar tidak merusak lingkungan setempat.
Ia menyayangkan pendakian yang baru dibuka dua pekan terakhir setelah penutupan selama beberapa bulan sebagai upaya pemulihan kembali ekosistem, namun sudah banyak sampah ditinggalkan oknum para pendaki di sejumlah tempat.
"Kami sangat menyayangkan perbuatan pendaki yang tidak bertanggungjawab, seharusnya mereka menjadi pendaki cerdas tidak meninggalkan sampah sedikit pun di area taman nasional karena dapat merusak ekosistem yang ada," katanya.
Dalam waktu dekat, pihaknya bersama relawan akan kembali menggelar bersih-bersih jalur pendakian agar tidak ada lagi sampah menumpuk di sejumlah tempat yang ditinggalkan pendaki tidak bertanggungjawab itu.
Penekanan bagi pendaki untuk membawa sampah yang dihasilkan ketika turun, kata dia, akan lebih digencarkan saat di pintu masuk pendakian, sedangkan pemeriksaan diperketat ketika turun guna memastikan setiap pendaki membawa kembali sampahnya.
Pihaknya juga meminta para pendaki tidak melakukan berbagai pelanggaran pendakian, salah satunya menjaga mata air di sepanjang jalur pendakian, tidak membuang sampah, mandi atau buang air.
"Kami sedang melakukan investigasi terkait ada pendaki yang melakukan pelanggaran di sumber mata air di jalur pendakian yang dipakai mandi dan buang air karena dapat mencemari lingkungan dan mereka terancam sanksi maksimal blacklist dari taman nasional," katanya.
Video tumpukan sampah di sepanjang jalur pendakian Gunung Gede Pangrango, viral di media sosial meski pendakian baru dibuka dua minggu terakhir. Sebagian besar tumpukan sampah plastik menghiasi jalur pendakian.
Hal itu berakibat jalur pendakian terhalang tumpukan sampah yang ditinggalkan pendaki tidak bertanggungjawab. Oleh karena itu, para pendaki diminta berhati-hati dengan pijakannya saat naik atau turun gunung.
- bersih sampah
- Gunung Gede
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Telkom Terapkan Sistem Pemilahan Sampah Organik, Onorganik, dan Residu di Lingkungan Kerja
-
Bank Jakarta Mau Melantai ke Bursa, Boleh Saja, tapi Selesaikan Dulu Masalah Krusial Internal
-
Bulog Pastikan Beras Haji 2026 Berasal dari Panen Terbaru Petani Indonesia
-
Livin' Mandiri Berpeluang ke Final Four Setelah Tumbangkan JPE 3-1
-
Mudik Awal Antisipasi Lonjakan Pemudik Jelang Idul Fitri
-
Jakbar Sudah Terapkan Sistem Makam Tumpang di 11 TPU
-
Hore! Gunung Gede Pangrango Buka Lagi Jalur Pendakian Pakai Gelang Khusus, Catat Tanggalnya 13 April
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.