PDIP Kaji Ambang Batas Parlemen dalam Pembahasan RUU Pemilu

Sabtu, 31 Jan 2026, 15:05 WIB

JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah melakukan kajian mendalam melalui tim ahli mengenai besaran ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Pemilihan Umum (RUU Pemilu).

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan langkah tersebut diambil untuk memastikan sistem demokrasi di Indonesia tetap efektif dan stabil.

Ket. Foto: Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto (kedua dari kanan) saat memberikan keterangan kepada media dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (31/1/2026). — Sumber: PDIP

"Ini melakukan kajian karena kami harus berbicara bagaimana di tingkat provinsi, bagaimana di tingkat kabupaten/kota. Kami juga harus melihat bagaimana kehendak rakyat di dalam melihat pentingnya aspek-aspek representasi melalui keberadaan partai politik di parlemen," ujar Hasto saat ditemui di Jakarta, Sabtu.

Ambang batas parlemen merupakan syarat perolehan suara minimal yang harus dicapai oleh partai politik dalam pemilihan umum legislatif untuk dapat memperoleh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

Pada awalnya, kata dia, ambang batas parlemen merupakan instrumen dalam konsolidasi demokrasi.

Dalam sistem pemerintahan presidensial, diperlukan padanan berupa multipartai sederhana untuk meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, serta memberikan basis kekuatan yang solid kepada presiden dan wakil presiden.

Dengan demikian, menurutnya, instrumen tersebut bukan sekadar angka, melainkan kunci konsolidasi demokrasi.

Hasto mengingatkan kembali pengalaman historis Indonesia pada awal masa reformasi. Ia menilai sistem multipartai yang terlalu ekstrem terbukti bisa menghambat efektivitas pemerintahan.

Dikatakan bahwa Indonesia pernah mengalami rezim multipartai ekstrem pada tahun 1999 saat begitu banyak partai politik yang ada di parlemen saat itu, sehingga kemudian digunakan instrumen konsolidasi demokrasi bernama ambang batas parlemen.

Meskipun PDIP berpegang teguh pada prinsip multipartai sederhana demi penguatan sistem presidensial, dia menekankan besaran angka pasti serta teknis penerapannya di tingkat daerah masih dalam tahap pematangan.

Guna menghasilkan rekomendasi yang kredibel, PDIP pun melibatkan wadah pemikir (think tank) internal untuk membedah isu itu secara komprehensif.

"PDI Perjuangan masih melakukan kajian-kajian. Kami membentuk tim ahli, termasuk mendayagunakan Megawati Institute sebagai think tank untuk melakukan kajian mendalam terkait hal ini," ucap dia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

Pemerintah Tunjuk Sejumlah Menteri Tangani Karhutla Per Wilayah

6 Cara Mudah Kurangi Kerutan di Wajah Tanpa Perlu Perawatan Mahal ke Klinik

Pemkot Samarinda Perkuat Program Tamasya Wujudkan Kota Layak Anak

Anggota DPR Dorong Perlindungan Pekerja di Agam

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.