Jalan-jalan ke Setu Babakan, Ini Jajanan Betawi yang Wajib Dicoba
Sabtu, 31 Jan 2026, 10:15 WIBDestinasi wisata budaya Betawi yang populer di Jakarta salah satunya Kampung Setu babakan di Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.Â
Ada banyak hal menarik yang bisa dilakukan di sini, mulai dari menjelajahi Museum Betawi, keliling danau naik sepeda air, menonton pertunjukan tradisional, hingga wisata kuliner.
Berkunjung ke Setu babakan kurang lengkap jika belum mencicipi berbagai jajanan tradisional Betawi yang ada di sana. Dari yang segar, gurih, hingga manis, semuanya bisa kamu temukan di satu area.
Berikut jajanan tradisional yang wajib kamu coba saat berkunjung ke Setu Babakan, seperti yang direkomendasikan Dinas Pariwisata Pemprov DKI di laman Enjoy Jakarta.
Kerak Telor
Kerak Telor merupakan jajanan Betawi paling ikonik dan sering disebut sebagai âomelet Betawiâ karena wujudnya yang menyerupai telur dadar. Bedanya, omelette punya tekstur yang lembut sedangkan kerak telor bertekstur renyah. Kudapan ini terbuat dari ketan putih, telur ayam atau telur bebek, ebi halus, kelapa sangrai, dan bawang goreng. Rasanya gurih, sedikit manis, dan pedas, sangat khas.
Cara memasaknya cukup unik, setelah adonan sudah agak matang, wajan pun dibalik menghadap api atau arang selama beberapa saat sampai menghasilkan tekstur yang renyah dan berkerak. Kamu wajib mencoba jajanan satu ini.
Roti Buaya
Roti tradisional khas Betawi ini telah lama menjadi simbol kesetiaan dalam pernikahan adat. Namun, di tengah pesatnya perkembangan zaman dan perubahan gaya hidup masyarakat, roti buaya semakin sulit dijumpai. Dulu, hampir setiap pernikahan adat Betawi menghadirkan roti buaya sebagai bagian dari seserahan.
Kini, keberadaannya semakin langka, bahkan di pusat-pusat budaya Betawi seperti Setu Babakan. Roti buaya dalam versi mini bisa dijumpai di Setu babakan, jika Anda beruntung, karena roti ini tidak selalu ada setiap hari.
Kue Rangi
Rasa gurih, manis, renyah di luar dan kenyal di dalam, siap menyapa lidah kamu di setiap gigitan kue rangi. Camilan tradisional Betawi ini dibuat dari tepung sagu dan kelapa parut yang dipanggang di atas tungku kecil menggunakan bara kayu.
Proses memasaknya menghasilkan aroma khas yang menggugah selera. Kue Rangi terasa semakin nikmat dan legit karena disajikan dengan topping lelehan gula merah yang kental. Tidak sulit menemukan kue ini di Setu Babakan.
Harum Manis
Harum manis atau sering disebut sebagai rambut nenek, bukan kuliner asli Betawi. Namun, jajanan ini cukup sering ditemui di Kawasan Setu Babakan. Harum manis terbuat dari gula pasir yang dipanaskan lalu ditarik hingga membentuk serabut halus seperti rambut. Sudah dikenal sejak tahun 1950-an, harum manis disajikan bersama opak sehingga rasanya tidak hanya manis dan legit tapi juga renyah.
Es Potong
Es potong merupakan es krim tradisional yang populer di berbagai daerah di Indonesia. Es ini terbuat dari campuran santan, tepung hunkwe atau maizena, susu kental manis, dan gula. Biasanya es ini dibuat dalam ukuran yang cukup panjang, dan disajikan dengan cara dipotong kemudian ditusuk dengan stik kayu. Es potong biasanya tersedia dalam berbagai varian rasa. Warnanya yang cerah, rasanya yang manis, cocok untuk menyegarkan tenggorokan setelah berkeliling area wisata Betawi seharian.
Bir Pletok
Bir bukan sembarang bir. Bir Pletok ini tidak mengandung alkohol sama sekali. Minuman tradisional Betawi ini terbuat dari campuran rempah-rempah seperti jahe, secang, kayu manis, dan gula. Rasanya hangat dan sedikit pedas, dengan warna merah alami dari kayu secang.
Bisa dinikmati dalam kondisi hangat maupun dingin, membuatnya jadi pilihan tepat untuk menghilangkan dahaga sekaligus merasakan cita rasa Betawi yang autentik dalam cuaca dingin maupun terik.
Di Setu Babakan, ada banyak jajanan tradisional otentik yang telah diwariskan turun-temurun. Mau yang bikin kenyang, buat cuci mulut, atau sekadar menghilangkan rasa haus, semua ada!
- Wisata Kuliner
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Arus Mudik 2026 Naik Tajam, 10 Juta Penumpang Gunakan Transportasi Umum
-
Terpinggirkan di Bayern, Nicolas Jackson Dibidik AC Milan
-
Agar Tak Kebanjiran Lagi, Warga Rawa Buaya Harus Mau Pindah ke Rusun
-
Kos Roekoen B72, Kafe Vintage Bernuansa Imlek yang Estetik dan Ramah Kantong
-
MBG Harus Geser Kebijakan dari Manajemen Stok ke Manajemen Ekologi Pangan Cerdas
-
Aksi unjuk rasa Hari Perempuan Sedunia di Ternate
-
Hebat! Program Pilah Sampah di Rorotan Pangkas 6 Ton Sampah per Hari ke Bantar Gebang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.