Kapan Mulai Puasa Ramadhan 2026? Berikut Jadwalnya Versi Muhammadiyah dan NU
Rabu, 28 Jan 2026, 19:05 WIBJAKARTA - Bulan suci Ramadhan kembali menjadi momen yang paling dinantikan umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Ramadhan identik dengan pelaksanaan ibadah puasa sebagai rukun Islam keempat sekaligus momentum peningkatan kualitas spiritual.
Selain kewajiban berpuasa, Ramadhan juga dikenal sebagai bulan penuh keutamaan. Di bulan inilah Al-Qurâan diturunkan, rahmat dan ampunan dilimpahkan, serta hadirnya malam Lailatul Qadr yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Menjelang masuknya bulan suci, masyarakat Muslim mulai aktif mencari informasi terkait Ramadhan 2026 berapa hari lagi. Antusiasme ini sejalan dengan tradisi mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual sebelum menjalani ibadah puasa.
Berdasarkan perkiraan kalender Hijriah, awal Ramadhan 1447 Hijriah diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Namun, penetapan resmi awal puasa tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar pemerintah melalui Kementerian Agama.
Sementara itu, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan awal Ramadhan 2026. Penetapan tersebut menyebutkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Keputusan Muhammadiyah ini mengacu pada Maklumat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/1.1/B/2025 serta penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Metode ini menggunakan sistem hisab global untuk menentukan awal bulan Hijriah secara seragam.
Mengacu pada Kalender Hijriah 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama, awal Ramadhan diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026. Jika dihitung dari Rabu, 28 Januari 2026, maka awal puasa tinggal 21 hari lagi.
Hitung mundur ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk mulai melakukan persiapan sejak dini. Persiapan tersebut mencakup kesiapan fisik agar tubuh lebih adaptif saat berpuasa, serta kesiapan spiritual melalui peningkatan ibadah.
Momentum Ramadhan juga kerap dimanfaatkan sebagai waktu refleksi diri. Banyak umat Muslim menjadikan bulan ini sebagai titik awal untuk memperbaiki kebiasaan, meningkatkan kepedulian sosial, dan mempererat kebersamaan keluarga.
Meski sudah ada proyeksi dari kalender dan penetapan organisasi keagamaan, pemerintah tetap mengimbau masyarakat menunggu pengumuman resmi hasil sidang isbat. Keputusan sidang isbat akan menjadi rujukan nasional dalam penetapan awal Ramadhan 2026.
Perbedaan potensi tanggal awal puasa antara pemerintah dan Muhammadiyah juga bukan hal baru. Masyarakat diharapkan tetap menjaga toleransi dan saling menghormati dalam menyikapi perbedaan metode penetapan awal bulan Hijriah.
Dengan semakin dekatnya bulan suci, berbagai persiapan pun mulai terlihat di tengah masyarakat. Dari agenda keagamaan, persiapan kebutuhan pokok, hingga penjadwalan aktivitas kerja, semuanya mulai menyesuaikan ritme Ramadhan.
Ramadhan 2026 pun diharapkan menjadi momentum kebangkitan spiritual sekaligus penguatan solidaritas sosial. Umat Islam di Indonesia diharapkan dapat menyambut bulan suci ini dengan kesiapan dan semangat ibadah yang lebih baik.
- Puasa Ramadan
- ibadah puasa
- Ramadan
- Awal Ramadan
- Bulan Puasa
- Sidang Isbat
- Awal Puasa
- Kalender Hijriah
- Ramadan 2026
- Ramadhan 2026
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Ikuti Jadwal Sidang Isbat, Pesantren Ini Lusa Sudah Lebaran
-
AMD Ryzen AI Embedded P100 Series, Solusi AI Skalabel untuk Industri 2026
-
Kapan Idul Fitri? Kemenag: Tunggu Hasil Sidang Isbat 19 Maret 2026
-
Pre-order Galaxy S26 Tembus 1,35 Juta Unit dalam Waktu Lebih Singkat
-
Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026: Jadwal Pengumuman 1 Syawal 1447 H
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.