Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jepang Waspada Virus Nipah

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 21:59 WIB | Oleh:
Jepang Waspada Virus Nipah Doc: AFP

MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Jepang pada Selasa (27/1) mengeluarkan peringatan risiko infeksi virus Nipah bagi warga negaranya yang berada di India, menyusul temuan kasus terkonfirmasi di wilayah Kolkata di Negara Bagian Benggala Barat.

"Warga negara Jepang yang saat ini berada di India atau yang berencana bepergian ke negara tersebut diimbau untuk mengambil langkah antisipasi pencegahan infeksi," demikian menurut Kemlu Jepang.

Secara khusus, Kemlu menyarankan untuk sering mencuci tangan, menghindari kontak yang tidak perlu dengan hewan, dan berhati-hati selagi memilih dan menyiapkan makanan dan minuman, misalnya, "tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang mungkin telah terkontaminasi oleh kelelawar".

"Jika muncul gejala seperti demam, sakit kepala, mual, pusing, atau perubahan kesadaran, segera mencari pertolongan medis," katanya.

Pekan lalu surat kabar Independent melaporkan bahwa otoritas India sedang berupaya mengekang wabah virus Nipah yang mematikan, yang telah menginfeksi lima orang, dengan sekitar 100 orang lainnya telah dikarantina.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Nipah sebagai salah satu virus paling berbahaya di dunia, yang hingga kini pengobatan atau vaksinnya belum ditemukan.

Virus Nipah utamanya menyebar melalui kelelawar dan rubah terbang. Manusia biasanya terinfeksi melalui konsumsi buah yang terkontaminasi air liur dari hewan yang terinfeksi. Hewan peliharaan juga dapat menularkan virus tersebut.

Otoritas India sebelumnya sudah melaporkan empat wabah Nipah yakni di Benggala Barat pada 2001 dan 2007 serta di Negara Bagian Kerala pada 2018 dan 2019. Ant/Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Megapolitan
Tindak Tegas, Sembilan Ters...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.