Wali Kota: Pemkot Perkuat Pengawasan Bandung Utara dengan Siapkan Mitigasi Bencana dan Tambah RTH
Selasa, 27 Jan 2026, 21:57 WIBBANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dalam memperkuat pengawasan kawasan Bandung Utara guna mencegah terulangnya bencana hidrometeorologi yang berdampak ke wilayah Kota Bandung.
Wali Kota Farhan menyebutkan, Kota Bandung berada pada posisi sebagai wilayah penerima dampak dari perubahan tata guna lahan dan kondisi alam di kawasan Bandung Utara. Oleh karena itu, Pemkot Bandung harus lebih siap dan antisipatif dalam menghadapi risiko bencana.
âKota Bandung ini penerima akibat. Jadi kita mesti lebih antisipasi menghadapi dampak-dampak tersebut,â ujar Wali Kota Farhan usai launching Petugas Pemilah dan Pengolah Sampah (Gaslah) di Alun-Alun Ujungberung, Senin (26/1).
Sebagai langkah konkret, Pemkot Bandung saat ini melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dan mulai menerapkan teknologi untuk sistem peringatan dini. Saat ini, baru terdapat satu titik sensor ketinggian air yang terpasang di Sungai Cikapundung.
âSekarang ini baru satu titik di Sungai Cikapundung yang punya sensor. Kalau airnya naik dengan deras yang sangat tinggi, kita bisa tahu. Ke depan kita cari beberapa titik lain untuk diterapkan teknologi sensor,â tutur dia.
Menurut Wali Kota Farhan, kawasan yang perlu mendapat perhatian khusus membentang dari Gunung Burangrang hingga Gunung Manglayang, mencakup wilayah Bandung Utara dari barat hingga timur.
Sungai-sungai yang melintasi Kota Bandung, seperti Cikapundung, Cidurian, dan aliran lainnya, menjadi fokus pemantauan karena berpotensi membawa dampak langsung ke wilayah kota.
Selain penguatan sistem peringatan dini, Pemkot Bandung juga menargetkan penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sebagai bagian dari strategi jangka menengah dan panjang.
Saat ini, perhitungan ulang luasan RTH tengah dilakukan oleh Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang (Cipta Bintar) bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional dan ATR.
âTarget kita menambah RTH. Perhitungan barunya sedang dilakukan. Selain itu, saya juga akan mencari kemungkinan CSR dari perusahaan-perusahaan besar untuk membuka RTH di Kota Bandung,â ungkap Wali Kota Farhan.
Ia bahkan membuka kemungkinan dilakukannya relokasi atau penataan ulang ruang untuk mengejar target proporsi RTH minimal 30 persen sesuai ketentuan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi risiko bencana.
Terkait kesiapsiagaan anggaran, Wali Kota Farhan menjelaskan, Pemkot Bandung masih memiliki cadangan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dapat dimobilisasi sewaktu-waktu apabila terjadi bencana.Â
Meski sebagian anggaran telah digunakan untuk penanganan sampah, dana cadangan tetap disiapkan untuk kondisi darurat.
âCadangan kas kita insyaallah bisa dengan mudah dialihkan apabila terjadi bencana,â ujar dia.
Wali Kota Farhan juga menyinggung dukungan Pemkot Bandung dalam penanganan bencana di wilayah Bandung Barat. Menurut dia, bantuan yang diberikan bersifat tanggap darurat, seperti pengerahan personel dan logistik yang sudah tersedia di gudang pemerintah.
Dalam penanganan di lapangan, Pemkot Bandung masih mengerahkan dua satuan pemadam kebakaran, khususnya untuk membantu proses evakuasi korban di area berlumpur. Metode penyemprotan air digunakan karena alat berat tidak memungkinkan dipakai dalam kondisi tertentu.
Ia berharap, langkah-langkah antisipatif yang dilakukan Pemkot Bandung dapat meminimalkan risiko dan dampak bencana bagi warga Kota Bandung. ils/I-1
- Pemkot Bandung
- Bencana Hidrometeorologi
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Trump Pecat Jaksa Agung AS Pam Bondi
-
Pemprov Jatim Mulai Terapkan WFH bagi ASN
-
Banjir Grobogan Mengganggu Perjalanan Kereta Api
-
Imbas Perang di Timur Tengah, Pemerintah Tengah Cari Sumber Alternatif Bahan Baku Plastik
-
Inflasi Kediri Terkendali Berkat Operasi Pasar Murni
-
Belum Setengah Tahun, Rupiah Sudah Ikut Terseret Gejolak Global: Melemah 1,38 Persen per 2 April
-
Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital di Indonesia Timur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.