BGN: SPPG Dilarang Tolak Pasokan UMKM, Petani, dan Peternak Kecil
Selasa, 27 Jan 2026, 10:40 WIBJAKARTA â Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak boleh menolak produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) maupun hasil produk yang dibawa para petani, peternak, dan nelayan kecil, ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (27/1), menekankan mereka justru harus dirangkul, dibina, dan diarahkan, untuk menjadi pemasok Program MBG.
"Dalam Pasal 38 Ayat 1 Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025, penyelenggaraan MBG memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dan pelibatan usaha mikro, usaha kecil, perseroan perorangan, koperasi, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan Badan Usaha Milik Desa," katanya.
Ia menegaskan pemerintah mewajibkan SPPG untuk menerima produk UMKM, petani, peternak, dan nelayan kecil, agar bisa menggerakkan perekonomian rakyat, bahkan Presiden Prabowo Subianto benar-benar menekankan hal tersebut saat merancang Program MBG.
"Jadi, ingat ya, kepala SPPG, mitra, jangan pernah menolak produk petani, peternak, dan nelayan kecil dengan semena-mena," ucap Nanik.
Jika ada SPPG atau mitra yang ketahuan menolak produk UMKM, petani, peternak, maupun nelayan, dan malah mengutamakan pemasok besar yang memonopoli pasokan bahan pangan yang masuk ke SPPG, Nanik mengancam akan menindaknya.
"Akan saya suspend (berhentikan), sebab ini berarti anda melawan Peraturan Presiden," ujar Naniek S Deyang.
Nanik juga menyampaikan SPPG justru harus mengakomodasi dan membina UMKM, petani, peternak, dan nelayan, agar bisa memasok bahan pangan untuk dapur MBG dengan kualitas yang baik. Mitra juga harus mendukung keterlibatan mereka.
"Laksanakan Program MBG dengan nurani dan jangan hanya sekadar berorientasi pada bisnis," kata Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang.
- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
- Badan Gizi Nasional (BGN)
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tekan Stunting, Telkom Padukan Intervensi Gizi dengan Platform Digital Stunting Action Hub
-
Jakarta Bakal Ada Car Free Night Selama Ramadan 2026? Ini Rencana Wagub Rano
-
BGN Sidak Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Praya Lombok Tengah
-
Kepala BGN Sebut Anggaran EO Rp113 Miliar Jadi Solusi Keterbatasan SDM
-
Ciptakan SDM Indonesia Berkualitas melalui Pembangunan Generasi Sehat
-
Pemkab Kapuas Serahkan Bantuan Rp30 Juta untuk Korban Kebakaran
-
MotoGP Tinggalkan Phillip Island, Pindah ke Sirkuit Jalan Raya Adelaide Mulai 2027
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.