Sambut Ramadan 1447 Hijiriah, Pemkot Singkawang Gelar Berbagai Lomba

Senin, 26 Jan 2026, 18:58 WIB

BENGKAYANG - Pemerintah Kota Singkawang bekerja sama dengan Dewan Pengurus Daerah Majelis Adat Budaya Melayu (DPD MABM) Kota Singkawang menggelar berbagai lomba bernuansa religius dan budaya dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

"Salah satu kegiatan yang dilaksanakan yakni Lomba Belarak dan Khataman Al-Quran yang dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Februari 2026, dengan melibatkan pelajar tingkat SMP/MTs se-Kota Singkawang," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang Asmadi di Singkawang, Senin (26/1).

Ket. Foto: Suasana Kota Singkawang, Kalbar. — Sumber: Antara/Narwati

Dia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat karakter religius peserta didik sekaligus melestarikan budaya Melayu Islami yang telah mengakar di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menyambut Ramadan tidak hanya dengan seremonial, tetapi juga melalui kegiatan edukatif yang menanamkan nilai keislaman dan budaya kepada para pelajar,” kata Asmadi.

Ia menjelaskan lomba terdiri atas dua rangkaian utama, yakni prosesi Belarak Khataman Al-Quran yang dilaksanakan sesuai adat budaya Melayu Islami serta lomba khataman Al-Quran antarpelajar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Quran sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal sejak usia sekolah.

Menurut Asmadi, tradisi Belarak Khataman Al-Quran merupakan warisan budaya yang perlu terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.

“Ini adalah bagian dari identitas budaya kita. Anak-anak tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar tentang kebersamaan, adab, serta nilai keislaman yang menyatu dengan budaya Melayu,” ujarnya.

Terkait teknis pelaksanaan, ia menyebutkan rute prosesi belarak akan diumumkan lebih lanjut, dengan rencana titik awal dari Masjid Raya Singkawang dan berakhir di Rumah Melayu Singkawang.

Asmadi menambahkan, penyelenggaraan kegiatan Ramadan tahun ini memiliki makna tersendiri karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Momentum tersebut dinilai menjadi simbol kuatnya toleransi dan harmoni antarumat beragama di Kota Singkawang.

“Kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan Singkawang. Ramadan dan Imlek dapat disambut bersama dalam suasana damai, saling menghormati, dan penuh kebersamaan,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat sehingga dapat berjalan lancar serta memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi muda dan penguatan kehidupan sosial budaya di Kota Singkawang. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.