Tertarik Ciptakan Pemimpin Bertalenta Lebih Unggul, Organisasi Harus Manfaatkan AI Secara Tepat

Sabtu, 24 Jan 2026, 15:47 WIB

JAKARTA- Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) semakin mendorong transformasi fungsi Human Resources (HR) dalam organisasi, sehingga AI kini dimanfaatkan secara strategis untuk mendukung pengembangan kepemimpinan dan manajemen talenta yang lebih efektif, objektif, dan berbasis data.

Dalam pengelolaan talenta, AI membantu perusahaan mengidentifikasi potensi karyawan, menganalisis kinerja, serta memprediksi kebutuhan pengembangan kompetensi. Teknologi terkini juga mempercepat proses rekrutmen dan membantu HR mengambil keputusan yang lebih akurat dalam pemetaan talenta internal maupun perencanaan suksesi.

Ket. Foto: Founder of Digimaster dan Coachee360, Dr. Elisa Indriasari (tengah) bersama Coach Profesional Leadership, Robby Lasman (kiri) dan Strategic Growth Director of Brawijaya Hospital Group, Norman Yanuar dalam acara Future-Ready HR: Integrating AI into Talent Strategy di Jakarta, Kamis (22/1).     — Sumber: Budi

“Pemanfaatan AI menjadikan HR tidak lagi berfokus pada fungsi administratif semata, melainkan bertransformasi menjadi mitra strategis bisnis dalam menciptakan organisasi yang adaptif dan berkelanjutan. Meski demikian, penerapan AI di bidang HR tetap perlu memperhatikan aspek etika, perlindungan data karyawan, serta mitigasi bias algoritma agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara optimal,” kata Founder of Digimaster dan Coachee360, Dr. Elisa Indriasari dalam acara Future-Ready HR: Integrating AI into Talent Strategy di Jakarta, Kamis (22/1).

Dalam pengembangan kepemimpinan kata Elisa, AI berperan dalam menilai potensi kepemimpinan karyawan melalui analisis data kinerja, umpan balik, dan perilaku kerja. AI juga memungkinkan penyusunan program pembelajaran yang dipersonalisasi, termasuk pelatihan berbasis simulasi dan virtual coaching untuk meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dan kepemimpinan.

“Dengan pemanfaatan AI yang tepat, organisasi diharapkan mampu mengembangkan pemimpin masa depan dan mengelola talenta secara lebih unggul di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah,” kata Elisa.

Dalam acara tersebut juga diluncurkan secara resmi Coachee360. Acara peluncuran ini memperkenalkan Coachee360 sebagai sebuah Al-enabled coaching ecosystem yang dirancang untuk membantu organisasi membangun talenta yang siap menghadapi masa depan (future-ready).

Dengan mengintegrasikan metodologi professional coaching dan teknologi, Coachee360 menghadirkan proses coaching yang lebih terstruktur, personal, dan terukur sesuai dengan kebutuhan bisnis serta pengembangan individu.

Coachee360 didirikan oleh Elisa sebagai respons atas tantangan transformasi dunia kerja serta meningkatnya kebutuhan organisasi akan strategi pengembangan talenta yang adaptif, berkelanjutan, dan tetap berorientasi pada pertumbuhan yang human-centered.

Elisa menjelaskan, Coachee360 adalah platform coaching berbasis AI yang dirancang untuk mendukung pengembangan kepemimpinan dan talenta melalui pendekatan yang holistik dan berbasis data. Dengan mengintegrasikan praktik professional coaching dan teknologi, Coachee360 membantu organisasi mendorong pembelajaran berkelanjutan, efektivitas kepemimpinan, serta pertumbuhan yang berkelanjutan.

Dalam acara tersebut, juga dilangsungkan diskusi yang menyoroti penerapan Al secara praktis dalam fungsi HR, khususnya untuk mendukung efektivitas kepemimpinan, pengembangan kinerja, dan pembelajaran berkelanjutan. 

Pemanfaatan teknologi diposisikan sebagai enabler untuk memperkuat pengambilan keputusan dan pengembangan talenta, tanpa mengesampingkan nilai empati, komunikasi, dan kecerdasan emosional dalam kepemimpinan.

Coachee360 memposisikan diri sebagai strategic partner bagi organisasi yang ingin mengintegrasikan coaching sebagai bagian dari strategi pengembangan talenta. Platform ini menghubungkan pengembangan kepemimpinan, data-driven insights, serta jalur pengembangan yang personal dan berkelanjutan untuk mendorong kinerja organisasi dalam jangka panjang.

Melalui peluncuran ini, Coachee360 diharapkan dapat mendukung organisasi, para pemimpin, serta talenta berpotensi tinggi dalam menghadapi transformasi tenaga kerja dan membangun kapabilitas yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Visi Bersama

Rekan Elisa, seorang Coach Profesional Leadership, Robby Lasman dalam kesempatan itu mengatakan dalam penerapan AI harus diawali dengan komitmen dan visi bersama dari semua stake holders dalam perusahaan mulai dari leader hingga karyawan untuk menerapkan AI guna transformasi.

“Pengalaman selama ini, transformasi dalam perusahaan hanya berhasil 30 persen, bahkan malah kurang dari itu setelah itu kinerja kembali menjadi as usual,” kata Robby. 

Sementara itu, Strategic Growth Director of Brawijaya Hospital Group, Norman Yanuar dalam kesempatan itu mengatakan leader kadangkala menjadi tantangan dalam upaya transformasi perusahaan, terutama teknologi. Sebab, pada dasarnya mereka tidak terlalu paham. 

Sebab itu, perlu pendekatan yang baik dengan memberi mereka pemahaman dan pengertian, sehingga akan memberi kesempatan untuk menerapkan perangkat seperti AI.

“Saya di awal menghadapi tantangan yang sama, tetapi setelah saya meyakinkan pimpinan, bahwa perkiraannya dengan menerapkan kombinasi AI akan bisa diukur lebih presisi, sehingga bisa tumbuh berkali-kali lipat, mereka akhirnya setuju dan hasilnya sampai saat ini sangat baik,” kata Norman. 

Norman pun mengutip pendapat CEO dan Founder NVIDIA, Jensen Huang bahwa, pekerjaan Anda tidak akan tergantikan dengan AI, tetapi bersiap lah untuk kehilangan pekerjaan jika dalam bekerja tidak menggunakan AI.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Vitto Budi

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.