Pemkab Bekasi Tancap Gas Menuju Pilkades Digital 2026, Ini Persiapannya
Jumat, 23 Jan 2026, 06:30 WIBKABUPATEN BEKASI -Â Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2026 berbasis digital kepada para kepala desa serta jajaran pengurus badan permusyawarahan desa sebagai upaya mematangkan persiapan menuju rangkaian tahapan pemilihan selanjutnya.
"Sosialisasi Pilkades Serentak 2026 ini untuk mematangkan persiapan, salah satunya penerapan sistem digital pada pemilihan nanti," kata Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Bekasi Hudaya saat membuka kegiatan sosialisasi tersebut, di Cikarang, Kamis.
Dia menyebut penyelenggaraan pemilihan kepala desa secara serentak berbasis digital ini bertujuan untuk mewujudkan proses demokrasi di tingkat desa yang lebih transparan, akuntabel serta efektif dan efisien.
Hudaya turut menekankan aspek koordinasi secara solid antar stakeholder sebagai kunci keberhasilan penyelenggaraan pemilihan 154 kepala desa yang akan berakhir masa jabatan pada September 2026 dari total 179 kepala desa di daerah itu.
"Kondisi ini menuntut kesiapan kita bersama dalam menjaga keberlangsungan pemerintahan desa yang demokratis, partisipatif dan berintegritas. Saya menekankan pentingnya sinergi agar setiap tahapan berjalan aman dan sesuai regulasi," ucap dia.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bekasi Iman Santoso mengatakan pelaksanaan pilkades tahun ini merujuk surat edaran Gubernur Jawa Barat terkait fasilitasi pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak secara replik atau digital.
"Tujuannya jelas yakni menjamin pemilihan yang transparan, jujur dan adil melalui dukungan teknologi. Ini adalah upaya kita menyokong ketertiban administrasi pemerintahan desa," katanya.
Selain persiapan pemilihan kepala desa, kata Imam, pemerintah daerah setempat juga tengah memproses tahapan pemilihan anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD) yang akan dimulai pada 26 Januari 2026 karena masa jabatan mereka akan berakhir 18 Juli 2026.
Selain agenda demokrasi, rapat koordinasi ini juga membahas pembentukan Koperasi Merah Putih. Inovasi ini diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi lokal untuk memperkuat kemandirian desa di Kabupaten Bekasi.
"Koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah usaha, tetapi instrumen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengoptimalkan potensi lokal desa secara profesional dan transparan," kata dia.(KR-PRA).
- pemkab bekasi
- kabupaten bekasi
- bekasi
- pilkades digital
- pilkades serentak
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Cegah LGBT pada Remaja, MUI Kabupaten Bekasi Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Moral
-
Siapa Rais Am PBNU 2026-2031? AHWA Tetapkan Kiai Miftahul Akhyar
-
Kabar Baik buat Penumpang! Menhub Minta Maskapai Mudahkan Refund dan Reschedule Tiket
-
Pantau dari Langit, Lanud Sjamsudin Noor Dukung Patroli Udara Helikopter Caracal TNI AU Tangani Karhutla Kalsel.
-
Di Electricity & Power Indonesia 2026, Mahindra Powerol Perkenalkan Generator Set
-
Viral di Depok, Mobil Pick up Buang Muatan Air Aki ke Sungai
-
Satu Pemain Asing Tersingkir dari Persija Jakarta. Semen Padang Uji Coba dengan Klub Singapura
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.