Alarm Berbunyi, Jepang Hentikan Aktivasi PLTN Terbesar di Dunia

Kamis, 22 Jan 2026, 15:05 WIB

TOKYO - Tokyo Electric Power Company Holdings Inc. (TEPCO) mengatakan, Kamis (22/1), mereka menghentikan pekerjaan untuk menarik batang kendali (control rods) di unit pembangkit listrik tenaga nuklir yang baru saja diluncurkan di barat laut Tokyo setelah alarm berbunyi.

Seperti dilaporkan Kyodo, TEPCO tengah menyelidiki apa yang terjadi di kompleks nuklir Kashiwazaki-Kariwa di Prefektur Niigata. Otoritas Regulasi Nuklir mengatakan reaktor tersebut stabil, dan tidak ada masalah keamanan.

Ket. Foto: Foto yang diambil pada 7 November 2025 dari pesawat Kyodo News memperlihatkan kompleks PLTN Kashiwazaki-Kariwa TEPCO di Prefektur Niigata, Jepang. — Sumber: Kyodo

Batang kendali digunakan untuk mengatur fisi nuklir reaktor.

Tidak ada tingkat radioaktivitas abnormal yang terdeteksi di sekitar kompleks tujuh unit tersebut, menurut pemerintah prefektur Niigata.

Reaktor ini adalah yang pertama yang dihidupkan kembali oleh TEPCO setelah bencana nuklir Fukushima 2011. Penghidupan kembali dilakukan pada hari Rabu, sehari lebih lambat dari yang direncanakan semula, setelah alarm batang kendali juga berbunyi selama pengujian pada menit terakhir.

Alarm berbunyi pada pukul 12.28 pagi setelah peralatan untuk menggerakkan batang kendali tampaknya mengalami masalah, menurut TEPCO.

Unit No. 6 diaktifkan kembali pada pukul 7.02 malam pada hari Rabu dan mencapai kritisitas, reaksi rantai fisi nuklir mandiri yang terkendali, sekitar 90 menit kemudian.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.