Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembangunan Industri Berkelanjutan Jadi Kunci Transformasi Ekonomi

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pembangunan Industri Berkelanjutan Jadi Kunci Transformasi Ekonomi Doc: antara
Ket. Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf menegaskan pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri merupakan langkah strategis untuk mendorong realisasi investasi

Pembangunan kawasan industri melalui pendekatan secara inklusif dan berwawasan lingkungan diharapkan mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi daerah setempat.

JAKARTA – Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan investasi, tetapi juga menjamin keberlanjutan ekosistem. Pembangunan industri perlu dirancang secara seimbang agar tidak mengorbankan lingkungan dan ruang hidup masyarakat sekitar.

Dengan pendekatan secara inklusif dan berwawasan lingkungan, kawasan industri diharapkan mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi daerah setempat.

Peneliti LPPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Awan Santosa, menegaskan bahwa berbagai proyek pembangunan, termasuk proyek strategis nasional, harus memastikan tidak merusak ekosistem maupun meminggirkan masyarakat adat. Dia menekankan pentingnya belajar dari bencana alam yang dipicu kerusakan lingkungan.

Selain itu, Awan mengingatkan agar analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) tidak dijadikan formalitas, melainkan dijalankan secara serius sesuai regulasi yang berlaku. "Mesti mengadopsi pembangunan berkelanjutan secara konsisten," tegas Awan, Selasa (20/1).

Awan menyoroti masih banyak proyek strategis nasional yang mengabaikan hak masyarakat adat dan masyarakat lokal. Dia menegaskan pembangunan seharusnya tidak meminggirkan mereka dengan alasan apa pun, melainkan harus memberikan manfaat nyata.

Menurutnya, keterlibatan dan perlindungan masyarakat adat penting agar pembangunan tidak kembali menimbulkan persoalan sosial seperti yang kerap terjadi selama ini.

Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB Suhartoko menegaskan pembangunan kawasan industri tidak cukup hanya menyediakan lahan, tetapi harus dibarengi sarana dan prasarana yang memadai. Kawasan industri perlu menciptakan keterkaitan antarperusahaan, baik sebagai pemasok maupun pengguna output.

Selain itu, dukungan transportasi darat, laut, hingga udara, serta pengelolaan limbah terpadu menjadi hal penting. Suhartoko juga menekankan perlunya penyediaan akomodasi dan transportasi terjangkau bagi pekerja, serta jaminan perizinan, insentif pajak, keamanan, dan birokrasi yang efisien demi menciptakan kepastian usaha.

Dalam upaya memperkuat pelaksanaan agenda pembangunan nasional sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri. Tim ini diharapkan mampu mempercepat realisasi RPJMN dan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dorong Investasi

Ketua Umum HKI Akhmad Ma’ruf menegaskan pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri merupakan langkah strategis untuk mendorong realisasi investasi, mempercepat pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Tim ini dirancang sebagai wadah koordinasi lintas sektor yang bersifat operasional dan solutif untuk mengatasi berbagai hambatan struktural, seperti perizinan, kepastian regulasi, sinkronisasi kebijakan pusat-daerah, ketersediaan energi, kesiapan infrastruktur, serta penataan ruang dan lahan industri.

HKI menegaskan kawasan industri sebagai pusat transformasi ekonomi nasional yang mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekspor, dan daya saing bangsa. Untuk itu, HKI mendorong pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Industri yang diresmikan melalui komitmen bersama Presiden Prabowo Subianto dan para menteri terkait sebagai bentuk kepemimpinan langsung negara dalam percepatan investasi dan industrialisasi. ers/E-10

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.