Delapan Pekerja Tambang Emas Ilegal di Jambi Tewas akibat Longsor

Rabu, 21 Jan 2026, 13:27 WIB

JAMBI - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama TNI dan pihak terkait lainnya berhasil mengevakuasi delapan orang pekerja penambangan emas tanpa izin yang meninggal dunia akibat tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Sarolangun, Jambi, Selasa (20/1).

Kepala Bidang Humas Polda Jambi Komisaris Besar Polisi Erlan Munaji di Jambi, Rabu (21/1), mengatakan saat ini delapan orang korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Ket. Foto: Kepala Bidang Humas Polda Jambi Komisaris Besar Polisi Erlan Munaji di Jambi, Rabu (21/1). — Sumber: antara foto

Saat ini personel Polri dan TNI serta pihak terkait masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan penyisiran dan mencari korban lainnya jika masih ada dan sekaligus melakukan pembersihan di lokasi kejadian.

Bencana tanah longsor di tambang emas tanpa izin di Kabupaten Sarolangun mengakibatkan sebanyak 12 orang menjadi korban, dengan rincian korban meninggal dunia delapan orang, empat orang mengalami luka-luka.

Lokasi longsor itu ada di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Peristiwa longsor itu terjadi pada Selasa (20/1), sekitar pukul 17.00 WIB.

Kejadian itu dipicu curah hujan tinggi yang membuat struktur tanah menjadi labil dan runtuh sehingga menimpa para penambang yang sedang beraktivitas di dalam lubang galian tambang.

Lokasi tambang tersebut berada di atas lahan milik warga Dusun Mengadai, Desa Temenggung.

Kedelapan orang pekerja tambang yang meninggal dunia adalah Kandar (40), Tabri (46), Sila (22), Oto (40), Iril (50), dan Shirun (35). Sedangkan dua korban meninggal dunia lainnya masih dalam identifikasi.

Tim evakuasi Polri, TNI dan pihak terkait lainnya yang terlibat dalam pencarian sebanyak 123 personel. Hingga kini situasi di lokasi kejadian masih dalam pemantauan dan proses penyelidikan polisi.

"Kita masih menunggu perkembangan lebih lanjut, apakah ada korban lainnya dalam kejadian tersebut,” kata Erlan Munaji.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.