APBD DKI Dibedah Terbuka: Ekonomi Stabil, UMP Naik, dan Retribusi Dipercepat

Rabu, 21 Jan 2026, 15:50 WIB

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggelar konferensi pers realisasi APBD DKI Jakarta Tahun 2025 di Balairung Balai Kota Jakarta. Agenda ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperkuat transparansi fiskal dan akuntabilitas publik kepada masyarakat.

Sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan arah kebijakan APBD diarahkan agar manfaat pembangunan bisa dirasakan secara merata. Program prioritas 2025 difokuskan pada empat pilar utama, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat, percepatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas lingkungan dan infrastruktur kota, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif.

Ket. Foto: Program prioritas 2025 difokuskan pada empat pilar utama, yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat, percepatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas lingkungan dan infrastruktur kota, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang adaptif. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Di tengah dinamika perekonomian global dan nasional, alhamdulillah perekonomian DKI Jakarta tetap terjaga dengan baik, ditopang oleh inflasi yang terkendali, aktivitas ekonomi yang berkelanjutan, serta iklim investasi yang kondusif," ujar Pramono Anung.

Secara makro, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan III 2025 tercatat sebesar 4,96 persen secara tahunan. Indeks Keyakinan Konsumen pada Desember 2025 juga berada di level optimistis sebesar 145,33, sementara inflasi Jakarta tercatat 2,63 persen dan lebih rendah dibanding inflasi nasional sebesar 2,92 persen.

"Serangkaian capaian ini menunjukkan bahwa struktur ekonomi Jakarta berada dalam kondisi yang solid dan stabil, serta menjadi penopang keberlanjutan program pembangunan," kata Pramono Anung.

Ia menegaskan bahwa stabilitas ekonomi menjadi modal utama untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik dan investasi daerah.

Pemprov DKI Jakarta juga menetapkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2026 sebesar Rp5.729.876 atau naik 6,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kebijakan ini diarahkan untuk menjaga daya beli pekerja, memperkuat konsumsi rumah tangga, serta mendorong perputaran ekonomi tanpa mengorbankan keberlangsungan dunia usaha.

"Seluruh kebijakan fiskal kami diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara keberpihakan kepada masyarakat, khususnya kelompok menengah dan rentan, serta penguatan iklim usaha yang sehat," ujar Pramono Anung. 

Ia menambahkan bahwa keseimbangan tersebut menjadi kunci menjaga stabilitas sosial dan ekonomi Jakarta.

Sementara itu, Kepala Bapenda DKI Jakarta Lusiana Herawati memaparkan realisasi retribusi daerah tahun 2025 mencapai Rp1,507 triliun. Angka ini melonjak sebesar Rp793 miliar atau tumbuh 111 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebesar Rp713,72 miliar.

"Tren positif ini membuktikan tingginya partisipasi masyarakat terhadap pembangunan Jakarta, yang didorong oleh penyederhanaan regulasi dan evaluasi tarif layanan," kata Lusiana Herawati.

Ia menegaskan bahwa retribusi jasa usaha menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi hampir 50 persen dari total retribusi daerah.

Meski total APBD DKI Jakarta Tahun 2026 turun menjadi Rp81,32 triliun akibat berkurangnya pendapatan Transfer ke Daerah, Pemprov DKI Jakarta memastikan layanan publik tetap terjaga. Anggaran pendidikan tetap dialokasikan Rp19,76 triliun atau 26,6 persen, infrastruktur pelayanan publik Rp31,88 triliun atau 43,03 persen, serta subsidi transportasi dan pangan dipastikan tidak mengalami pengurangan penerima manfaat.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.