Dari Warisan Budaya ke Mesin Ekonomi, Kirab Pulasaren Jadi Agenda Wisata Andalan Cirebon
Selasa, 16 Jun 2026, 18:50 WIBCIREBON â Wisata unggulan daerah memiliki peran penting sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi lokal karena mampu menarik kunjungan wisatawan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menciptakan efek berganda bagi berbagai sektor usaha.
Pengembangan destinasi unggulan yang didukung infrastruktur memadai, promosi yang efektif, serta pelestarian budaya dan lingkungan dapat memperkuat daya saing daerah.
Semakin kuat identitas dan keunikan yang ditawarkan, semakin besar peluang destinasi tersebut menjadi motor pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Pemerintah Kota Cirebon, Jawa Barat, menjadikan Kirab Budaya Pangeran Pulasaren sebagai salah satu agenda wisata unggulan daerah yang mengangkat potensi seni, budaya, dan ekonomi kreatif masyarakat.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo di Cirebon, Selasa (16/6), mengatakan kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus memperkuat daya tarik wisata Kota Cirebon.
âKirab budaya tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan berbagai tradisi, kesenian, dan kreativitas yang diwariskan secara turun-temurun,â ujarnya.
Ia mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat, dalam penyelenggaraan Kirab Budaya Pangeran Pulasaren yang berlangsung di Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.
"Kegiatan hari ini menjadi momentum yang baik bagi generasi selanjutnya untuk terus menjaga dan melestarikan budaya daerah," katanya.
Edo menuturkan pelestarian budaya perlu didukung dengan penyediaan ruang bagi generasi muda untuk berinteraksi, berkarya, dan menampilkan kemampuan mereka di bidang seni.
Ia menyebutkan kegiatan budaya pun menjadi salah satu daya tarik untuk mendatangkan wisatawan agar berkunjung ke Cirebon.
Pihaknya mencatat pula jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai lebih dari 5 juta orang, didukung aktivitas ekonomi kreatif yang bergerak di subsektor budaya maupun pariwisata.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, kata dia, pemerintah daerah telah menggelar kegiatan seni tari dan budaya setiap Sabtu malam di Alun-alun Kejaksan, Cirebon.
âKegiatan itu menjadi sarana bagi pelaku seni untuk tampil sekaligus memperkenalkan budaya lokal kepada masyarakat dan wisatawan,â ujarnya.
Ia memastikan pemerintah daerah juga berupaya menghadirkan ruang-ruang serupa di lokasi lain, agar aktivitas seni dan budaya dapat berkembang lebih luas.
âKeberlangsungan kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat dapat memperkuat identitas daerah sekaligus mendukung sektor pariwisata,â katanya.
Sementara itu Camat Pekalipan Yoga Pramono mengatakan Kirab Budaya Pangeran Pulasaren, merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat Kelurahan Pulasaren.
Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan besarnya potensi seni, budaya, dan ekonomi kreatif yang dimiliki wilayah Pekalipan untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata.
âTingginya antusiasme masyarakat serta tumbuhnya kelompok kesenian, komunitas budaya, dan pelaku kerajinan di lingkungan warga menjadi modal penting dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya di Kota Cirebon,â ucap dia.
- Pemkot Cirebon
- Kirab Budaya Pangeran Pulasaren
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Destinasi Wisata di Aceh Tamiang Belum Pulih Pascabencana
-
AS Klaim Mampu Buka Selat Hormuz Sendiri Tanpa Bantuan Negara Lain
-
Gubernur Jatim Khofifah Yakin Sekolah Rakyat Efektif Putus Rantai Kemiskinan
-
Turki Tercekik Inflasi Pangan hingga Sentuh 20 Persen
-
Sejumlah Perairan di Sumatera Utara Masih Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.