- Home
-
- Luar Negeri
-
- Vietnam Gelar Pertemuan Ko...
Vietnam Gelar Pertemuan Kongres Partai Komunis untuk Pilih Pemimpin
Selasa, 20 Jan 2026, 00:20 WIBHANOI â Partai Komunis Vietnam yang berkuasa pada Senin (19/1) mengadakan kongres mereka yang diadakan dua kali dalam satu dekade, di mana pemimpin To Lam berupaya memperketat cengkeramannya pada kekuasaan kurang dari dua tahun setelah menduduki posisi puncak.
Negara Asia tenggara berpenduduk 100 juta jiwa ini merupakan negara satu partai yang represif sekaligus titik terang ekonomi regional, di mana Partai Komunis berupaya mewujudkan pertumbuhan pesat untuk memperkuat legitimasinya.
Hampir 1.600 delegasi yang mewakili lebih dari lima juta anggota partai berkumpul pada Senin untuk memberikan penghormatan yang khidmat kepada pahlawan nasional Ho Chi Minh di mausoleumnya di Hanoi, sebelum menghadiri sesi persiapan tertutup kongres partai.
âUpacara pembukaan resmi akan disiarkan langsung pada Selasa (20/1) pagi dan sekretaris jenderal partai, Lam, diperkirakan akan menyampaikan pidato,â lapor media pemerintah.
Sejak menjabat hanya 17 bulan lalu, Lam telah menjalankan kampanye antikorupsi, merampingkan dan menyederhanakan birokrasi, serta mempercepat investasi infrastruktur dalam reformasi yang oleh para pejabat digambarkan sebagai sebuah revolusi.
Peran Ganda
Menurut sumber yang mengetahui pembahasan internal penting, ia akan tetap menjadi pemimpin tertinggi partai tersebut. Namun ia juga mengincar jabatan presiden, peran ganda yang mirip dengan Xi Jinping di negara tetangga, Tiongkok.
Para analis mengatakan jangkauan Lam akan bergantung pada siapa lagi yang mengamankan posisi puncak dan jabatan di politbiro selama pertemuan yang berlangsung selama sepekan, terutama dari faksi militer yang lebih konservatif yang menentangnya.
Sebuah sumber yang mengetahui pembahasan partai mengatakan kepada AFP bahwa upaya Lam untuk mendapatkan wewenang yang lebih luas telah disetujui sementara. Namun, beberapa laporan menunjukkan bahwa ia harus menunda ambisi kepresidenannya untuk mendapatkan dukungan bagi agenda reformasinya.
Jabatan-jabatan tertinggi dalam sistem kepemimpinan kolektif Vietnam harus disetujui oleh politbiro yang akan datang, dan para ahli mengatakan bahwa belum ada kepastian.
Lam akan menjadi orang pertama yang diangkat ke dua posisi teratas secara bersamaan oleh kongres partai, alih-alih menggantikan seseorang yang meninggal dunia. ils/AFP/I-1
- Vietnam
- Politik Vietnam
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP, Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Waspada Petugas Palsu! Cek Ciri Resmi Sensus Ekonomi BPS Madiun 2026 Biar Nggak Tertipu
-
AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata Terancam
-
Kejutan Besar, Ekuador Lolos ke 32 Besar Usai Taklukkan Jerman 2-1 pada Laga Terakhir Grup E
-
Keberhasilan UU Polri Bergantung pada Kualitas SDM
-
Dana Kabur ke Emas dan Dolar, IHSG Kembali Kehilangan Tenaga
-
Hutan Kota Rorotan
-
Bursa Transfer PUBG Mobile: Dewa United Ash Rekrut Alva dan Linx untuk PMPL Fall 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.