Stunting di Lombok Tengah Turun Jadi 9,86 Persen

Senin, 19 Jan 2026, 15:59 WIB

LOMBOK TENGAH -- Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat jumlah angka stunting hingga 2025 turun menjadi 9,86 persen atau di bawah rata-rata target nasional 14 persen.

"Angka stunting di Lombok Tengah telah turun satu digit atau sekitar 8.000 balita," kata Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah di Lombok Tengah, Senin.

Ket. Foto: Wakil Bupati Lombok Tengah, Provinsi NTB HM Nursiah di Lombok Tengah, Senin (19/1). — Sumber: ANTARA/Akhyar Rosidi

Ia mengatakan percepatan penurunan stunting menjadi perhatian semua pihak, baik itu di jam kerja maupun di luar jam kerja dengan melibatkan OPD terkait maupun pemerintah desa.

Oleh karena itu, evaluasi program percepatan penurunan stunting tetap dilakukan dalam rangka meningkatkan intervensi penurunan stunting di Lombok Tengah.

"Evaluasi rutin dilaksanakan secara berkala," katanya.

Ia mengatakan meskipun angka stunting di Lombok Tengah di angka satu digit, percepatan penurunan stunting tetap dilakukan dengan program yang sama seperti sebelumnya seperti pemberian makanan tambahan, pencegahan pernikahan anak dan program lainnya.

"Semua jangan puas dengan capaian itu. Namun, menjadi motivasi untuk tetap mendukung percepatan penurunan stunting di Lombok Tengah," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah Suardi mengatakan angka stunting pada 2025 menurun bila dibandingkan dengan angka stunting di 2024 yang mencapai 10,15 persen.

"Total balita stunting secara absolut itu sebanyak 8.000 jiwa," katanya.

Ia mengatakan penyebab terjadinya kasus stunting ini didominasi dampak pernikahan anak, karena rata-rata balita stunting lahir dari pernikahan anak.

Oleh karena itu, ia berharap kepada masyarakat untuk sama-sama mencegah terjadinya pernikahan anak, supaya angka stunting bisa menurun.

"Penyebab stunting juga pola asuh dan gizi," katanya.

  • Penurunan Stunting

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.