Kemenekraf Tegaskan Kontribusi Ekraf dari Daerah di Retret Kabinet

Rabu, 07 Jan 2026, 17:17 WIB

JAKARTA - Dalam retret Kabinet Merah Putih untuk mengevaluasi kinerja pemerintahan sepanjang 2025 bersama Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Ekonomi Kreatif menegaskan kontribusi sektor ekonomi kreatif dari daerah sebagai penyumbang pertumbuhan perekonomian nasional.

“Ekonomi kreatif telah membuktikan diri sebagai kontributor nyata bagi perekonomian nasional. Pertumbuhannya melampaui rata-rata nasional dan menunjukkan bahwa potensi terbesar Indonesia justru tumbuh dari daerah,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (7/1).

Ket. Foto: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih dalam kegiatan retret di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa, (6/1). — Sumber: ANTARA/HO BPMI Setpres

Kemenekraf memanfaatkan momentum libur Nataru untuk memperkuat distribusi dan konsumsi produk ekonomi kreatif dengan melakukan peninjauan di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

Selain itu, Kementerian Ekraf juga menaruh perhatian serius pada pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pemulihan ekonomi dan kemanusiaan terus digenjot untuk memastikan para pegiat ekraf dapat bangkit kembali.

Melalui program yang disiapkan mencakup Pelatihan Kreasi Batik, Residensi Kreatif, Pelatihan Masak Bersama Master, Workshop Menjahit Busana Ready to Wear, Akselerasi Kriya (Kriyasi) Sulam dan Anyam, serta Workshop Desain Kemasan bagi pegiat ekraf. Selain itu, kegiatan melukis bagi anak-anak digelar sebagai bagian dari pemulihan psikososial berbasis seni.

“Pemulihan ekonomi kreatif harus dilakukan secara holistik bukan hanya membangun kembali produksi, tetapi juga mengembalikan harapan dan daya saing pelaku,” tutup Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Sepanjang tahun 2025, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif mencatat kinerja positif. Capaian ini ditopang oleh realisasi Indeks Kinerja Utama (IKU), penguatan program prioritas, pemanfaatan momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta langkah pemulihan ekonomi kreatif pascabencana.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sektor ekonomi kreatif menyerap 27,4 juta tenaga kerja atau 107 persen dari target 2025, lebih dari separuh tenaga kerja tersebut berusia di bawah 40 tahun.

Kinerja positif juga terlihat pada sektor ekspor. Hingga Oktober 2025, nilai ekspor ekonomi kreatif mencapai 26,68 miliar dollar AS atau 11,96 persen dari total ekspor nonmigas nasional, tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sementara itu, realisasi investasi sektor ekraf hingga triwulan III 2025 tercatat 132,04 triliun rupiah atau 107 persen dari target RPJMN.

Dalam retret yang mengawali tahun 2026 ini, Presiden Prabowo mengajak merumuskan langkah strategis dalam menjawab tantangan nasional dan mempercepat pembangunan ke depan. Presiden Prabowo juga menegaskan fokus pemerintah ke depan akan diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan rakyat, serta keberlanjutan program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ant

  • Retret Kabinet

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Transfer Besar Segera Terwujud! Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias

Transfer Nico Gonzalez ke Newcastle United Kian Nyata, Tinggal Tunggu Ini!

Kabar Baik untuk Warga Banten, Legalitas Tanah Kini Ditargetkan Selesai 10 Hari

Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar

Hampir Separuh Warga Terjangkau! Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Lebak Capai 47,52 Persen

Polwan Masuk Sekolah! Pelajar Didorong Lebih Disiplin dan Tak Takut Berbicara

Asap Karhutla Makin Meluas, Sejumlah Wilayah Perbatasan Sumbar Terdampak

Resmi Diresmikan! Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Jadi Ikon Baru Kota Bima

Jangan Nekat Bakar Lahan! BPBD Sulteng Ingatkan Ada Ancaman Sanksi Pidana

Warga Rusia Korban TPPO Myanmar Akhirnya Ditangani Thailand, Ini Kondisinya

Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam

Tak Boleh Ada Titipan! Pangdam XIII Pastikan Seleksi Bintara TNI AD Berlangsung Objektif

Terobosan Baru Banten! Gubernur Targetkan Pelayanan Pertanahan Modern

Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.