Harga Tiket Naik, Museum Nasional Masih Yakin Ramai

Sabtu, 17 Jan 2026, 09:10 WIB

JAKARTA – Di tengah riuh polemik kenaikan harga tiket, Museum Nasional Indonesia tetap melangkah penuh percaya diri.

Target ratusan ribu pengunjung pun dipasang, seolah memberi pesan halus: sejarah tetap harus laku, meski harganya naik.

Ket. Foto: Arsip Foto - Pengunjung melihat fosil di ruang pameran Sejarah Awal di Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2025). — Sumber: ANTARA FOTO/ Reno Esnir

Di saat sebagian masyarakat mulai menghitung ulang isi dompet, museum justru sibuk menghitung proyeksi jumlah pengunjung.

Kenaikan tiket ini sontak memantik diskusi—antara menjaga kualitas layanan dan menjaga niat orang untuk datang.

Sebab, bagi sebagian warga, berwisata sejarah kini terasa mirip ujian ekonomi kecil-kecilan: mau belajar masa lalu, tapi harus berdamai dulu dengan harga masa kini.

Namun, optimisme tetap dijaga. Museum tampaknya yakin daya tarik artefak dan cerita panjang bangsa masih cukup kuat untuk mengalahkan rasa enggan di loket.

Lagi pula, siapa tahu, melihat peninggalan ribuan tahun lalu bisa sedikit menghibur kegelisahan soal harga tiket hari ini.

Kepala Museum dan Cagar Budaya Indira Esti Nurjadin mengatakan bahwa Museum Nasional Indonesia di Jakarta Pusat selama tahun 2026 ditargetkan bisa menarik 780 ribu pengunjung.

"Target kunjungan Museum Nasional Indonesia pada 2026 adalah sekitar 780 ribu pengunjung. Target ini disertai dengan fokus pada kualitas kunjungan, melalui penguatan kurasi pameran, program edukasi, serta peningkatan kenyamanan pengunjung," katanya di Jakarta, Jumat (16/1).

Dia menyampaikan bahwa Museum Nasional Indonesia selama tahun 2025 bisa menarik lebih dari 730 ribu pengunjung, meningkat signifikan dari sekitar 212 ribu pengunjung pada 2024.

Selama tahun 2025, ia melanjutkan, sekitar 674 ribu pengunjung museum merupakan wisatawan domestik dan sisanya wisatawan mancanegara serta tamu resmi.

"Hal ini menunjukkan bahwa museum semakin diminati oleh masyarakat Indonesia sendiri, khususnya sebagai ruang belajar publik dan rekreasi berbasis pengetahuan," katanya.

"Kami melihat pertumbuhan ini bukan sekadar lonjakan angka, tetapi sebagai indikasi meningkatnya minat publik terhadap museum sebagai ruang pembelajaran dan pengalaman budaya," ia menambahkan.

Menurut dia, jumlah pengunjung Museum Nasional Indonesia meningkat seiring dengan perbaikan tata pamer dan tata kelola museum serta peningkatan pelayanan bagi pengunjung.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebelumnya menyampaikan bahwa pengunjung Museum Nasional Indonesia meningkat selama libur Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Sampai tadi (sore) sudah sekitar 6 ribu sampai 7 ribu. Mungkin bisa sampai 8 ribu ya sampai nanti malam," katanya saat mengunjungi Museum Nasional Indonesia pada 31 Desember 2025.

Peningkatan jumlah pengunjung Museum Nasional Indonesia dinilai tidak lepas dari upaya pengelola untuk meningkatkan sarana dan prasarana museum, membenahi penataan dan pengelolaan museum, serta meningkatkan pelayanan bagi pengunjung museum.

Harga Tiket Naik

Sebelumnya, Pengelola Museum Nasional Indonesia (MNI) telah resmi mengumumkan kenaikan harga tiket masuk kunjungan wisata mulai tanggal 1 Januari 2025.

Keputusan tersebut disebarkan oleh pengelola museum melalui sebuah unggahan di media sosial dengan akun @museumnasionalindonesia pada Senin (29/12/2025) dan akan mulai diberlakukan pada tanggal 1 Januari 2026. Tujuan dari kenaikan harga tiket dikarenakan pengelola Museum Nasional ingin meningkatkan layanan kunjungan kepada publik.

Dalam unggahan tersebut, harga tiket masuk yang baru naik dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Jika sebelumnya harga tiket masuk untuk pelajar PAUD sampai SMA dan mahasiswa gratis, per 1 Januari 2026 harus membayar Rp30 ribu per orang.

Begitu juga harga tiket masuk pengunjung dewasa yang semula Rp25 ribu per orang, menjadi Rp50 ribu. Sedangkan biaya tiket masuk warga negara asing yang sebelumnya Rp50 ribu per orang, berubah menjadi Rp150 ribu.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.