Pekan Ini, BMKG Minta Warga Banten Waspada Hujan Lebat dan Rob
Jumat, 16 Jan 2026, 20:50 WIBSerang - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat serta banjir pesisir (rob) yang diperkirakan melanda wilayah Provinsi Banten pada periode 17â22 Januari 2026.
Kepala BBMKG Wilayah II, Hartanto, melalui keterangan yang diterima di Serang, Jumat (16/), mengatakan kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh berbagai fenomena atmosfer, mulai dari penguatan Monsun Asia, anomali suhu muka laut, hingga adanya bibit Siklon Tropis 96S.
"Berdasarkan analisis, potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada 17â19 Januari 2026 perlu diwaspadai di Kabupaten dan Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Lebak bagian selatan, serta Pandeglang bagian barat dan selatan," kata Hartanto.
Sementara untuk wilayah Kabupaten Lebak bagian utara, Pandeglang bagian utara dan tengah, Kota Cilegon, serta Serang raya diprediksi mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat pada periode yang sama.
Selain potensi hujan, Hartanto juga menyoroti adanya fase Bulan Baru pada 19 Januari 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut.
Ia meminta masyarakat di wilayah pesisir untuk mewaspadai potensi banjir rob yang diprediksi terjadi pada 18â22 Januari 2026.
"Wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi Pesisir Utara Tangerang, Pesisir Utara Serang, Pesisir Selatan Pandeglang, dan Pesisir Selatan Lebak," ujarnya.
Pihaknya juga memperingatkan potensi angin kencang dengan kecepatan lebih dari 25 knot pada 18â21 Januari 2026, khususnya di Kabupaten Pandeglang bagian barat dan selatan, Lebak bagian selatan, serta Kabupaten Serang bagian barat.
Hartanto menjelaskan, peringatan ini penting diperhatikan mengingat dalam sepekan terakhir wilayah Banten telah mengalami peningkatan curah hujan signifikan.
Curah hujan tinggi tercatat di Kabupaten Serang mencapai 148 mm/hari, Lebak 145 mm/hari, dan Pandeglang 124 mm/hari. Kondisi ini sebelumnya telah memicu banjir yang belum surut di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang dan Jayanti, Kabupaten Tangerang, serta tanah longsor di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.
"Kami mengimbau masyarakat, terutama di daerah rawan bencana, untuk melakukan langkah antisipatif dan terus memantau informasi cuaca resmi melalui aplikasi InfoBMKG atau media sosial @bmkgwilayah2," katanya.
- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Setiap Tahunnya Lebih dari 408.000 Kasus Kanker Baru Terjadi, Indonesia Butuh Perkuatan Kolaborasi Global
-
Wamenaker Afriansyah Noor: SKKNI Jadi Kunci Tingkatkan SDM Pertahanan dan Keamanan Maritim
-
Pemerintah Kota Tangerang Imbau Panitia Siapkan Kemasan Kurban Ramah Lingkungan
-
Konser Musik Mahabbah Allah Pakem 9 Ajak Kita Sadari Kesalahan dan Bertaubat
-
BMKG Prakirakan Seluruh DKI Jakarta Berawan pada Selasa Siang hingga Sore
-
Seychelles, Negara Mungil Berpasir Putih di Tengah Samudera Hindia
-
Prabowo Sebut Kebocoran Kekayaan Negara yang Mengalir Keluar Negeri Sebabkan Kecilnya Gaji Guru dan ASN
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.