Sri Mulyani Resmi Masuk Daftar Elite Bill Gates di Gates Foundation

Rabu, 14 Jan 2026, 15:10 WIB

JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati resmi ditunjuk sebagai anggota dewan pengurus atau governing board Gates Foundation. Penunjukan ini menempatkan Sri Mulyani dalam jajaran elite pengambil keputusan di lembaga filantropi global milik Bill Gates dan Melinda Gates.

Gates Foundation dikenal sebagai organisasi filantropi yang berfokus pada pengurangan kemiskinan dan penyakit di berbagai belahan dunia. Lembaga ini juga aktif mendorong terciptanya dunia yang lebih setara melalui pendekatan berbasis riset dan kolaborasi global.

Ket. Foto: Sri Mulyani Indrawati resmi ditunjuk sebagai anggota dewan pengurus atau governing board Gates Foundation. — Sumber: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Keterlibatan Sri Mulyani di governing board dinilai memperkuat representasi negara berkembang dalam pengambilan keputusan strategis yayasan tersebut. Pengalaman panjangnya di sektor keuangan global menjadi nilai tambah dalam merancang arah kebijakan filantropi jangka panjang.

Dalam laman resminya, Gates Foundation menjelaskan fokus utama investasi sosial yang mereka jalankan. Lembaga ini menempatkan kesehatan, kesempatan ekonomi, dan kesejahteraan ibu serta bayi sebagai prioritas utama.

"Kami menginvestasikan keahlian dan sumber daya kami pada organisasi, lembaga penelitian, dan aliansi global yang mendorong kemajuan menuju masa depan yang bebas dari penyakit menular," tulis Gates Foundation, dimuat di laman resmi yayasan pada Selasa (13/1/2026).

Gates Foundation saat ini beroperasi di lebih dari 130 negara dengan jaringan staf lokal yang memahami karakter dan kebutuhan wilayah masing-masing. Pendekatan berbasis komunitas ini menjadi fondasi dalam menjalankan berbagai program lintas sektor.

Di Indonesia, Gates Foundation bukan pemain baru dalam kerja sama pembangunan sosial. Lembaga ini tercatat pernah terlibat dalam diskusi strategis terkait pengembangan Danantara Trust Fund.

Pembahasan tersebut mengemuka dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Bill Gates di Istana Merdeka pada Mei 2025. Pertemuan itu menandai penguatan kerja sama Indonesia dengan jaringan filantropi global.

Danantara Trust Fund dirancang sebagai instrumen untuk memperluas kontribusi sosial di dalam negeri. Fokus utamanya meliputi sektor pendidikan, sanitasi, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menyampaikan bahwa pendanaan awal telah disiapkan untuk mendukung operasional trust fund tersebut. Skema pendanaan dirancang berkelanjutan dengan target jangka menengah yang ambisius.

"Pada awal tahun kami memang akan taruh dulu 100 juta dollar AS, dan kami sudah lihat angkanya mungkin dalam waktu lima sampai enam tahun ini kami sudah bisa memberikan ke dalam Danantara Trust Fund ini sebesar satu miliar dollar AS," ujar Rosan.

Keterlibatan Gates Foundation dalam diskusi Danantara Trust Fund memperlihatkan ketertarikan global terhadap model filantropi Indonesia. Sinergi ini membuka peluang kolaborasi lintas negara dalam pembangunan sosial.

Masuknya Sri Mulyani ke governing board Gates Foundation juga memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring kebijakan global. Hal ini memberi ruang bagi perspektif negara berkembang dalam perumusan strategi filantropi dunia.

Dengan rekam jejak di lembaga internasional dan pemerintahan, Sri Mulyani dipandang mampu menjembatani kepentingan global dan lokal. Perannya di Gates Foundation menjadi simbol meningkatnya pengaruh Indonesia di panggung filantropi internasional.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.