- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kekuatan Nuklir Strategis ...
Kekuatan Nuklir Strategis Tiongkok: Armada Kapal Selam Bertenaga Nuklirnya Sudah Lewati Russia
Rabu, 14 Jan 2026, 00:04 WIBBEIJING - Angka terbaru menunjukkan bahwa Tiongkok telah memiliki sekitar 32 kapal selam nuklir aktif, melampaui Russia yang memiliki 25â28 kapal selam operasional.
Dari Defence Blog, menurut struktur kekuatan yang diperbarui, Tiongkok saat ini mengoperasikan sembilan kapal selam serang kelas Shang Tipe 093/093A, yang membentuk inti dari armada serang bertenaga nuklirnya. Para analis mencatat bahwa SSN ini mewakili inventaris kapal selam multi-misi Tiongkok yang sepenuhnya dikerahkan.
Tiongkok juga telah memperkenalkan dan memproduksi secara massal kapal selam nuklir tipe 093B SSGN, dengan sekitar 16 unit yang telah dievaluasi, beberapa di antaranya sudah beroperasi dan sisanya sedang dibangun atau menjalani uji coba di laut. Kelas kapal selam ini memiliki sistem peluncuran vertikal untuk rudal jelajah dan mencerminkan transisi Tiongkok menuju armada serang jarak jauh yang lebih besar.
Kekuatan nuklir strategis Tiongkok digambarkan sebagai kekuatan yang beroperasi penuh dengan sembilan kapal selam balistik SSBN kelas Jin Tipe 094/094A, yang mengerahkan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam JL-2 dan JL-3. Kapal selam-kapal selam ini membentuk pencegah nuklir berbasis laut Tiongkok.
Tiongkok juga sedang mengembangkan dua desain generasi berikutnya. Satu lambung kapal selam Type 095 SSN sedang dalam tahap perakitan awal, sementara kapal selam Type 096 SSBN pertama dilaporkan sedang dalam pembangunan. Kedua program ini bertujuan untuk mendorong Tiongkok ke generasi baru kemampuan kapal selam yang sulit terdeteksi dan memiliki jangkauan jauh.
Seperti yang tercatat dalam penilaian tersebut, tingkat kekuatan ini menjadikan armada kapal selam nuklir Tiongkok pada tahun 2026 berjumlah 32 kapal aktif, tidak termasuk dua lambung generasi berikutnya yang sedang dalam perakitan. Perkembangan ini menempatkan Tiongkok di posisi kedua setelah Amerika Serikat dan di depan Russia.
Sebagai perbandingan, Angkatan Laut Rusia diperkirakan mengoperasikan sekitar 25â28 kapal selam bertenaga nuklir aktif, yang mencakup kapal selam rudal strategis dan kapal selam serang serbaguna. Angka ini termasuk armada SSBN Borei dan kelas SSGN Yasen/Yasen-M, serta platform lama yang masih beroperasi.
Tiongkok kini sedang membangun seri kapal selam serang bertenaga nuklir terbesar di dunia, yang ditunjukkan oleh skala produksi kapal selam Type 093B SSGN.
Hingga akhir tahun 2025, Angkatan Laut AS mengoperasikan sekitar 71 kapal selam bertenaga nuklir, termasuk sekitar 53 kapal selam serang cepat (SSN), 14 kapal selam rudal balistik (SSBN), dan empat kapal selam rudal berpemandu (SSGN), menjadikannya kekuatan kapal selam nuklir terbesar di dunia.
Meningkatnya armada kapal selam nuklir Tiongkok yang mempersempit kesenjangan tersebut memengaruhi postur angkatan laut AS, operasi anti-kapal selam, dan kesiapan pasukan bawah laut, seiring Washington bersiap menghadapi wilayah bawah laut yang lebih diperebutkan yang dipimpin oleh dua pesaing bersenjata nuklir dengan lintasan kekuatan yang berbeda.
- Kapal Selam Nuklir
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Trump: Korea Selatan akan Bangun Kapal Selam Nuklir di AS
-
Danau Dendam Tak Sudah Sangat Menarik
-
Australia Gelontorkan Dana Awal 2,8 Miliar Dollar AS untuk Galangan Kapal Selam Nuklir
-
Bandara di Australia Terapkan Sistem Keamanan Baru, Pemeriksaan Hanya 10 Menit
-
Moussa Sidibe Ngamuk, Persija Jakarta Terkapar di Menit Akhir di Lampung
-
Dukung Inisiatif Generali Indonesia, Aston Sentul Tanam Ratusan Pohon
-
Trump Setujui Korsel Bangun Kapal Selam Bertenaga Nuklir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.