Tak Perlu Takut Operasi, Wasir Bisa Ditangani dengan Bedah Laser
Selasa, 13 Jan 2026, 20:45 WIBJAKARTA â Wasir (hemoroid/ambeien) dan fistula ani merupakan gangguan pada area anus yang dapat menimbulkan nyeri, perdarahan, serta menurunkan kualitas hidup penderitanya. Seiring perkembangan teknologi bedah, kini tersedia metode minimal invasif yang lebih aman dan nyaman bagi pasien.
âPenanganan wasir dapat dilakukan melalui Laser Hemorrhoidoplasty (LHP), sedangkan fistula ani dapat ditangani menggunakan Fistula-tract Laser Closure (FiLaC),â ujar dr. Franky Mainza Zulkarnain, Sp.B, Dokter Spesialis Bedah Umum RS Pondok IndahâPuri Indah, melalui keterangan tertulis, Selasa (13/1).
Apa Itu Hemoroid?
Hemoroid, yang dikenal juga sebagai wasir atau ambeien, adalah pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah vena (varises) di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Dalam kondisi normal, pembuluh darah vena di area ini berfungsi menyalurkan darah kembali ke jantung.
âNamun, ketika pembuluh darah melebar, darah dapat menumpuk dan membentuk benjolan lunak yang tidak normal di area anus. Benjolan tersebut terjadi akibat pembesaran pembuluh darah vena yang berisi darah,â jelasnya.
Ia menuturkan, terdapat dua jenis hemoroid, yakni hemoroid internal dan hemoroid eksternal. Hemoroid internal merupakan pembengkakan di dalam rektum yang terkadang keluar saat buang air besar (BAB). Jenis ini terbagi menjadi empat stadium, yaitu:
Stadium 1: Terjadi perdarahan tanpa tonjolan dan tanpa nyeri.
Stadium 2: Muncul tonjolan rektum, tetapi dapat masuk kembali dengan sendirinya.
Stadium 3: Tonjolan rektum dapat masuk kembali dengan bantuan tangan.
Stadium 4: Tonjolan rektum disertai pembekuan darah yang menutupi muara anus dan tidak dapat dimasukkan kembali.
Sementara itu, hemoroid eksternal merupakan pembengkakan di bawah kulit sekitar anus. Gejalanya umumnya lebih ringan dibandingkan hemoroid internal, tetapi mudah terdeteksi karena cenderung menonjol ke luar.
Faktor Penyebab Hemoroid
Selain faktor genetik dan usia, hemoroid sering dipicu oleh pola dan gaya hidup sehari-hari. Beberapa faktor risiko antara lain mengejan saat BAB akibat sembelit, mengangkat beban berat, serta kebiasaan duduk terlalu lama yang menyebabkan tekanan pada rektum.
Faktor lainnya meliputi kehamilan, di mana tekanan rahim yang membesar menekan pembuluh darah di area panggul; obesitas atau berat badan berlebih yang meningkatkan tekanan pada pembuluh darah; serta konsumsi makanan pedas berlebihan yang dapat merangsang gerakan usus sehingga meningkatkan tekanan pada pembuluh darah vena.
Gejala Hemoroid yang Perlu Diwaspadai
Hemoroid kerap diabaikan jika benjolan hanya muncul saat BAB dan dapat masuk kembali dengan sendirinya. Ditambah lagi, stigma yang menganggap hemoroid sebagai kondisi memalukan membuat banyak penderita enggan memeriksakan diri. Padahal, jika tidak ditangani, hemoroid dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
âBeberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain rasa gatal, nyeri, atau perih di area anus; darah merah segar pada tisu, kloset, atau feses; munculnya benjolan di sekitar anus; keluarnya lendir atau feses setelah BAB; nyeri saat BAB; serta pembengkakan di sekitar anus yang sensitif dan membesar saat mengejan,â ujarnya.
Penanganan Hemoroid
Penanganan hemoroid disesuaikan dengan tingkat keparahan. Gejala ringan dapat membaik dengan perawatan sederhana dan perubahan gaya hidup, seperti mengonsumsi makanan berserat, memperbanyak cairan, tidak mengejan keras, serta menghindari duduk terlalu lama. Sitz bath atau terapi berendam air hangat dapat dilakukan pada stadium awal untuk membantu melenturkan pembuluh darah dan memperbaiki fungsi katup vena.
Tindakan medis diperlukan jika keluhan berat muncul, seperti perdarahan disertai nyeri hebat. Terapi operatif umumnya dilakukan pada hemoroid stadium 3 dan 4, meliputi hemorrhoidectomy konvensional, rubber band ligation, skleroterapi, Doppler-guided Hemorrhoidal Artery LigationâRecto Anal Repair (DG-HAL RAR), radiofrekuensi, bipolar electrocoagulation, stapler, Biological Electrical Impedance Auto-Measurement (BEIM), hingga Laser Hemorrhoidoplasty (LHP).
Laser Hemorrhoidoplasty (LHP)
LHP merupakan tindakan operasi minimal invasif pada hemoroid internal maupun eksternal menggunakan laser diode untuk mereduksi jaringan hemoroid tanpa menyentuh daerah anoderm, sekaligus merekonstruksi anatomi secara alami.
Prosedur ini berlangsung sekitar satu jam dengan pasien dalam kondisi bius total dan tambahan bius lokal di sekitar anus. Alat pemancar laser fiber dimasukkan ke dalam jaringan hemoroid untuk mengempiskannya hingga tereduksi sekitar 40â60 persen.
Pasien umumnya dapat kembali beraktivitas normal dalam waktu kurang dari satu minggu. Meski demikian, penggunaan pembalut selama dua hingga tiga minggu dianjurkan karena kemungkinan keluarnya cairan atau perdarahan ringan. Dalam kurun 4â8 minggu, hemoroid akan mengecil secara optimal.
Keunggulan LHP
Sekitar 90 persen pasien yang menjalani prosedur LHP melaporkan tingkat kepuasan tinggi dan merekomendasikan metode ini. Keunggulannya meliputi tidak adanya pemotongan jaringan hemoroid, nyeri minimal dengan masa pemulihan lebih singkat, dapat dilakukan dengan sistem one-day care pada kasus tertentu, serta risiko komplikasi, kekambuhan, dan kerusakan sfingter yang lebih rendah. Metode ini juga tidak memiliki batasan ukuran hemoroid yang dapat ditangani.
Beberapa persiapan sebelum LHP antara lain menghentikan penggunaan obat pengencer darah untuk mencegah perdarahan, melakukan tindakan setelah melahirkan pada pasien hamil, serta mengonsumsi obat pencahar beberapa hari sebelum prosedur untuk mempermudah BAB pascatindakan.
Apa Itu Fistula Ani?
Fistula adalah saluran abnormal atau terowongan kecil di bawah kulit yang menghubungkan dua organ yang seharusnya tidak saling terhubung. Salah satu jenisnya adalah fistula ani, yakni kondisi ketika terdapat saluran abnormal yang menghubungkan anus atau usus besar dengan kulit di sekitar anus atau bokong.
Penyebab dan Gejala Fistula Ani
âFistula ani dapat dipicu oleh infeksi kelenjar anus yang menyebabkan abses, penyakit radang usus seperti Crohn, trauma atau komplikasi pascaoperasi, serta kanker atau tuberkulosis meskipun jarang. Gejalanya meliputi nyeri hebat dan pembengkakan di sekitar anus, keluarnya nanah, darah, atau cairan berbau tidak sedap dari lubang kecil di dekat anus, demam, iritasi kulit, serta nyeri saat BAB,â ungkap dr. Franky.
Penanganan Fistula Ani
Penanganan fistula meliputi fistulotomi, pemasangan seton, prosedur LIFT, hingga Fistula-tract Laser Closure (FiLaC). Pada metode FiLaC, saluran fistula ditutup dari dalam menggunakan teknologi laser tanpa sayatan besar. Energi laser menghancurkan epitel fistula dan menutup saluran secara bertahap melalui efek fototermal.
Teknik FiLaC kemudian disempurnakan dengan Mainza Method, yang mengombinasikan laser dan kateter isap untuk memastikan saluran fistula bersih dan kering selama prosedur. Metode ini efektif untuk menangani fistula kompleks dan fistula berulang dengan tetap meminimalkan nyeri serta risiko kerusakan otot sfingter.
Sebagai penutup, penanganan yang tepat dan konsultasi rutin dengan dokter spesialis bedah umum sangat dianjurkan untuk mencegah komplikasi hemoroid dan fistula ani serta menjaga kualitas hidup pasien.
- Teknologi Medis
- Wasir
- RS Pondok Indah
- Kesehatan Pencernaan
- ambeien
- RS Pondok Indah – Puri Indah
- Hemoroid
- Fistula Ani
- Laser Hemorrhoidoplasty
- FiLaC
- Bedah Minimal Invasif
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Paus Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal bagi Kemanusiaan
-
Menteri KKP Ungkap Sektor Perikanan Nasional Catat Pertumbuhan Positif di Tengah Tekanan Global
-
Ragunan Diserbu Wisatawan, 30 Ribu Pengunjung Diprediksi Saat Libur Paskah
-
Saat Pasien Tetap Sadar di Meja Operasi: Inovasi Baru dalam Penanganan Tumor Otak
-
Endeavor Indonesia Rilis 13 Startup Tunjukkan Ketahanan di Tengah Tekanan Global. Apa Saja?
-
Antisipasi Bencana Alam, TNI Hijaukan Titik Rawan Longsor di Bener Meriah, Aceh
-
Trauma Healing Pascabencana, Remaja di Tanah Datar Tampilkan Tari Sambut Perantau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.