Sejumlah WNI Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon Afrika Tengah

Selasa, 13 Jan 2026, 08:49 WIB

PRETORIA - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dan WN Tiongkok dilaporkan menjadi korban penculikan bajak laut dari sebuah kapal ikan di perairan Gabon, Afrika tengah, menurut laporan media setempat, Senin (12/1).

"Kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, diserang bajak laut saat menangkap ikan sekitar 7 mil laut tenggara Equata di perairan Gabon," kata Kepala Staf Angkatan Laut Gabon Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong, sebagaimana ditayangkan televisi Gabon 24.

Ket. Foto: Serangan bajak laut yang brutal terjadi di perairan teritorial Gabon pada dini hari Sabtu, 10 Januari 2026, sembilan pelaut diculik. — Sumber: apanews

Saat membacakan pernyataan Kementerian Pertahanan Gabon, Meyong berkata bahwa dalam serangan tersebut, para pelaku yang terdiri dari tiga pria bersenjata menculik sembilan awak kapal yang terdiri dari 5 WN Tiongkok dan 4 WNI.

Sementara, enam awak kapal lainnya yang terdiri dari WNI, WN Tiongkok, dan WN Burkina Faso, bertahan di atas kapal ikan mereka.

Setelah ditemukan, kapal yang dibajak tersebut diamankan dan dikawal personel keamanan hingga pelabuhan di ibu kota, menurut pernyataan pemerintah Gabon.

"Situasi saat ini sudah terkendali di tingkat pemerintahan tertinggi, dan semua langkah yang diperlukan telah diambil demi memastikan keamanan maritim," kata Kepala Staf Angkatan Laut Gabon.

Sementara itu, kejaksaan setempat dilaporkan telah membuka penyelidikan terkait penculikan bajak laut terhadap sejumlah WNI tersebut.

  • WNI Diculik Bajak Laut

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.