Satu Lagi Pencapaian Antariksa Tiongkok: Lihong-1 Y1 Sukses Jalani Uji Coba

Selasa, 13 Jan 2026, 16:17 WIB

JIUQUAN - Sebuah pesawat ruang angkasa Tiongkok yang dirancang untuk wisata luar angkasa pada hari Senin (12/1) menyelesaikan misi uji penerbangan suborbitalnya di barat laut Tiongkok.

Menggunakan sistem pemulihan parasut (parachute-recovery), kapsul muatan (payload) yang dapat dipulihkan itu mendarat dengan selamat dan berhasil diambil kembali di Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan.

Ket. Foto: — Sumber: CAS Space

Menurut perusahaan kedirgantaraan komersial Tiongkok, CAS Space, selaku pihak pengembangnya, uji terbang itu mendemonstrasikan perlambatan kecepatan saat proses pemulangan kembali (re-entry) dan menyelesaikan verifikasi modul muatan yang dapat dipulihkan kembali.

Selain itu, uji terbang tersebut menampilkan teknologi kendali pendaratan presisi untuk sub-stage wahana antariksa itu, membuka jalan bagi pengembangan aktivitas wisata luar angkasa di masa mendatang.

Dinamai Lihong-1 Y1, wahana antariksa itu dapat mencapai ketinggian sekitar 120 kilometer. Wahana itu memiliki biaya peluncuran yang rendah, tingkat fleksibilitas yang tinggi, dan kemampuan untuk memulihkan muatan eksperimental.

Terkait muatan, wahana itu dapat menyediakan lingkungan eksperimen yang sangat stabil dan multifungsi yang berlangsung selama lebih dari 300 detik, urai perusahaan itu. CAS Space juga menyatakan wahana antariksa itu membawa sampel benih mawar Tiongkok.

Benih bunga itu menghabiskan waktu 300 detik di luar angkasa, di mana benih-benih itu terpapar radiasi kosmik yang dapat memicu mutasi gen, ujar Shi Xiaoning, perancang utama sekaligus komandan proyek Lihong-1.

Setelah sampel itu dibawa pulang ke Bumi, tim ilmuwan akan menanamnya untuk mengembangkan varietas mawar baru yang berkualitas tinggi dan mendirikan bank plasma nutfah mawar antariksa. Wahana antariksa itu akan dikembangkan untuk berbagai fungsi penggunaan kembali.

Wakil kepala perancang wahana itu, Wang Yingcheng menyampaikan bahwa berbagai pengujian yang ekstensif kini sedang dilakukan untuk menambahkan teknologi pendukung kehidupan kru dan sistem penyelamatan darurat dengan keandalan tinggi, yang akan meningkatkan kemampuan eksperimen ilmiah suborbital berbiaya rendah sekaligus mendukung kapabilitas pariwisata luar angkasa komersial.

Selain benih mawar, muatan di wahana itu juga mencakup peralatan manufaktur aditif laser mikrogravitasi yang dikembangkan oleh Institut Mekanika Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok. CAS Space menyatakan perangkat itu memberikan bukti awal bahwa platform roket dapat dimanfaatkan untuk menopang manufaktur antariksa. Ant/Xinhua

  • NASA
  • wahana antariksa
  • kennedy space center

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

Karhutla Tanah Bumbu, Polisi Bagikan Masker untuk Lindungi Warga dari Asap.

Karhutla Jadi Perhatian, Papua Tengah Bentuk Satgas untuk 8 Kabupaten.

Kementerian PU Turun Tangani Karhutla di Tanjung Selor, Kaltara.

Kabut Asap Karhutla Muncul, Pelayaran Speedboat Tanjung Selor-Tarakan Tetap Normal.

Sungai Musi Dipenuhi Sampah, Wali Kota Palembang Ajak Warga Bergerak.

Pemerintah Luruskan Istilah “Emas di Bawah Bantal”, Ternyata Ada 1.800 Ton Senilai Rp4.000 Triliun

Mau Selamatkan Harimau? Rantai Makanan Harus Dijaga.

Rayakan 5 Abad Banjarmasin, Festival Tari Daerah Jadi Upaya Lestarikan Tradisi.

Polisi Buru Pemodal Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.