Kabupaten Sleman Nomor Satu
Selasa, 13 Jan 2026, 01:13 WIBSLEMAN â Warga Kabupaten Sleman boleh bangga karena nomor satu di DIY dalam pelaporan keuangan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menjadi yang pertama penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).Â
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengatakan penyampaian LKPD tahun anggaran 2025 dilakukan lebih awal agar pelaksanaan kegiatan di tahun 2026 juga bisa dilaksanakan lebih awal. "Selain itu hal ini merupakan wujud kepatuhan, kedisiplinan dan keseriusan Pemkab Sleman dalam melaksanakan tata kelola keuangan di Pemkab Sleman," katanya.
Ia berharap LKPD tahun anggaran 2025 nantinya kembali mendapat hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sebelumnya Pemkab Sleman telah memperoleh WTP terhadap LKPD selama 14 kali secara berturut-turut. "Ya pasti berharap mendapat WTP. Itu bagian dari tanggung jawab kami secara moral dan bentuk kepatuhan terhadap perundang-undangan," katanya.
Kepala BPK Perwakilan DIY Agustin Sugihartatik menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Sleman yang telah menyerahkan LKPD tahun anggaran 2025 paling awal di DIY dan berharap laporan tersebut telah disusun dengan baik sesuai dengan perundang-undangan dan aturan yang ada. "Harapannya laporan keuangan yang disusun ini tidak hanya cepat, tapi juga tepat," katanya.
Ia juga mengapresiasi Pemkab Sleman yang sudah 14 kali meraih opini WTP, dan mengharapkan hal itu menjadi cerminan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, dan komitmen kepala daerah Kabupaten Sleman dalam mengelola keuangan daerah guna menyejahterakan masyarakat kabupaten Sleman.
Perbaikan Jalan di Tempel
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sleman juga melakukan perbaikan ruas jalan Tempel-Klangon meskipun ruas jalan tersebut merupakan ruas jalan provinsi yang merupakan kewenangan dari Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Perbaikan jalan ini setelah kami berkoordinasi dengan Provinsi DIY karena ini jalan memang kewenangannya ada di Pemda DIY, tapi berada di wilayah Sleman sehingga, kami tetap memiliki tanggung jawab untuk membantu memperbaiki," kata Bupati Sleman Harda Kiswaya saat meninjau perbaikan jalan rusak di wilayah Dusun Tangisan, Banyurejo Tempel, Sleman, Senin.
Turut dalam pemantauan tersebut jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman dan PT Adhi Karya selaku kontraktor yang sedang mengerjakan proyek jalan tol Yogyakarta-Bawen di wilayah tersebut.
Menurut Harda, perbaikan jalan tersebut merupakan upaya Pemkab Sleman dalam meningkatkan fasilitas publik (jalan umum) di wilayah Kabupaten Sleman.
"Sementara ini perbaikan jalan ini dilakukan dengan metode tambal sulam pada jalan berlubang sebagai solusi sementara dengan memprioritaskan keselamatan dan kenyamanan masyarakat Sleman yang melalui jalan tersebut," katanya.
Lurah (Kepala Desa) Banyurejo, Kapanewon (Kecamatan) Tempel Saparjo mengatakan bahwa kerusakan jalan di wilayah Banyurejo Tempel menjadi salah satu persoalan yang sering dikeluhkan masyarakat terlebih, diperparah dengan cuaca hujan yang cukup sering sehingga membahayakan masyarakat yang melintas.
"Kami paham karena ada proyek besar (jalan tol Yogyakart-Bawen), pasti akan banyak jalan yang rusak berlubang karena tonase bebannya dan ditambah sering hujan," katanya.
- Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD)
- Kabupaten Sleman
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Bukti Dugaan Penyiksaan Alan Yu Viral, Publik Yakin Ada Plot Pembunuhan di Baliknya
-
Modena Buka Gerai Baru di Sleman, Hadirkan Solusi Elektronik untuk Gaya Hidup Urban Yogyakarta
-
Bek Manchester City John Stones Ungkap Pernah Pertimbangkan Pensiun Akibat Cedera Berkepanjangan
-
Kebutuhan Dasar Harus jadi Prioritas saat Bahas Perubahan APBD
-
IHSG Hari Ini Kembali Tembus Rekor Tertinggi, Didorong Reli Komoditas Logam
-
Jambret Mati Karena Kecelakaan, Si Pengejar Malah Dijadikan Tersangka
-
Lanny/Apriyani Terhenti di Semifinal Indonesia Masters 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.