Pemprov DKI Kerahkan 1.200 Pompa untuk Atasi Banjir Jakarta

Senin, 12 Jan 2026, 15:30 WIB

JAKARTA - Hujan berintensitas tinggi kembali mengguyur Jakarta dan memicu banjir di sejumlah ruas jalan serta kawasan permukiman warga. Genangan air dilaporkan muncul di berbagai wilayah dengan ketinggian bervariasi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta langsung mengambil langkah cepat untuk mencegah genangan meluas dan bertahan lama. Seluruh sumber daya penanganan banjir dikerahkan untuk memastikan air bisa segera surut.

Ket. Foto: Pengendara mendorong motornya saat melintasi banjir di kawasan Joglo, Jakarta Barat. — Sumber: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa Pemprov DKI telah menyiagakan total 1.200 unit pompa air. Ribuan pompa tersebut disebar ke titik-titik rawan banjir di seluruh wilayah Jakarta.

"Kita menyiagakan kurang lebih 1.200 pompa, terdiri dari 600 pompa mobile dan 600 pompa portable yang siap digerakkan ke lokasi-lokasi banjir," kata Gubernur Pramono.

Menurut Pramono, pengerahan pompa ini menjadi bagian penting dari strategi penanganan banjir jangka pendek dan jangka menengah. Tujuannya agar genangan tidak bertahan lama dan aktivitas warga dapat kembali normal secepat mungkin.

"Penanganan ini kita siapkan untuk jangka pendek dan jangka menengah supaya genangan tidak berlarut-larut dan bisa cepat surut," imbuhnya.

Ia menambahkan, seluruh pompa tersebut dioperasikan bersamaan dengan sistem drainase kota dan rumah pompa yang sudah ada. Petugas lapangan disiagakan penuh untuk memastikan tidak ada kendala teknis selama proses penyedotan air.

Banjir dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur. Kondisi genangan sangat dipengaruhi oleh intensitas hujan serta kapasitas saluran air di masing-masing kawasan.

Pramono memastikan koordinasi lintas dinas berjalan intensif selama penanganan berlangsung. Dinas Sumber Daya Air, BPBD, hingga aparat wilayah diminta aktif memantau dan melaporkan kondisi terbaru di lapangan.

"Kita terus pantau kondisi di lapangan, begitu ada genangan baru, pompa langsung kita arahkan ke lokasi," ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta menegaskan seluruh pompa akan terus dioperasikan hingga genangan benar-benar surut. Pemerintah daerah juga mengantisipasi potensi hujan susulan yang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Langkah pengerahan 1.200 pompa ini menjadi fokus utama Pemprov DKI dalam menghadapi banjir akibat cuaca ekstrem. Upaya cepat ini diharapkan dapat menekan dampak banjir terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi Jakarta.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.