Menkeu Ungkap Defisit APBN Besar Demi Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 09 Jan 2026, 16:07 WIB

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan alasan mengapa defisit  APBN 2025 melebar bahkan melampaui target.  Menurutnya, defisit membengkak karena anggaran digunakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Anda pasti bertanya kenapa enggak dipotong saja belanjanya, supaya defisitnya kecil. Tapi kita tahu kan,  ketika ekonomi sedang mengalami downturn, turun ke bawah, kita harus memberikan stimulus ke perekonomian," ujar dia dalam keterangan pers APBN Kita di Kementerian Keuangan, Kamis (8/1).

Ket. Foto: Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa beserta jajarannya menyampaikan realisasi APBN 2025 di Kementerian Keuangan, Kamis (8/1) — Sumber: RRI/ Magdalena Krisnawati

Laporan sementara realisasi APBN 2025 menunjukkan, defisit APBN mencapai 2,92 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Prosentase itu lebih besar dari perkiraan 2,53 persen dan dari target tahun 2025 di 2,78 persen terhadap PDB.

Secara nominal, defisit APBN 2025 mencapai Rp695,1 triliun, sedangkan targetnya sebesar Rp662 triliun.

"Walaupun defisitnya membesar, kita tetap jaga tidak di atas 3 persen," ucap dia.

Tiga persen merupakan batas aman defisit APBN sesuai  yang ditetapkan undang-undang APBN 2025. 

"Ini wujud dari komitmen pemerintah untuk menjaga ekonomi tetap tumbuh secara berkenambungan tanpa membahayakan APBN," ujar Menkeu lagi.

Jadi, tambah Purbaya, misinya memang untuk menjaga ekonomi tetap bisa berekspansi di tengah tekanan global yang tinggi. “Inilah yang disebut kebijakan counter cyclical,  kalau saya buat nol defisit juga bisa, saya potong anggaranya tapi ekonominya morat-marit," kata Menku Purbaya menegaskan.

Ia juga mengatakan, belanja negara tetap adaptif dan akomodatif terhadap berbagai program prioritas untuk menyejahterakan rakyat. Meski anggaran  defisit tapi masyarakat tetap bisa menikmati ekspansi ekonomi tahun 2025 kemarin.

Untuk tahun 2026, Menkeu Purbaya yakin fondasi ekonomi Indonesia semakin membaik, dan momentum pertumbuhan ekonomi juga semakin kuat.

"Harusnya sih dengan kondisi seperti itu, defisit bisa ditekan ke level yang lebih rendah," ucap dia.

Dampak pertumbuhan ekonomi tahun ini menurut Menkeu, juga akan lebih besar dibanding tahun 2024.

"Tahun ini kita asumsikan pertumbuhan ekonominya 5,4 persen, dan kita berupaya  agar pertumbuhannya lebih tinggi lagi," kata Menkeu menutup pernyataannya. ils/I-1

  • APBN
  • defisit APBN
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.